Nama Anggota Kelompok 3
Silva Ayu Samilah (2224220013)
Fatiroh (2224220050)
Mar’atul Adabiah (2224220059)
Nazwa Aulia Rahmah (2224220095)
Review Jurnal yang berjudul “Produktivitas Primer Berdasarkan Metode Oksigen
di Danau Tuok Tonga Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau”
- Abstrak
Danau Tuok Tonga, terletak di Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, merupakan danau oxbow yang dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk menangkap ikan. Penelitian dilakukan pada bulan Juni-Juli 2019 dengan fokus pada produktivitas primer perairan menggunakan metode oksigen. Tiga stasiun penelitian diidentifikasi, masing-masing dengan 2 titik sampling di permukaan dan kedalaman 2 Secchi. Parameter kualitas air yang diukur melibatkan karbondioksida bebas, suhu, pH, kecerahan, kedalaman, nitrat, dan fosfat. Analisis produktivitas primer dengan formula Vollenweider (1969) menghasilkan rentang 216,44-378,80 gC/m3/hari. Parameter kualitas air pendukung, seperti kedalaman, kecerahan, suhu, pH, oksigen terlarut, karbondioksida bebas, nitrat, dan fosfat, juga dicatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Danau Tuok Tonga terkategori sebagai perairan mesotrofik berdasarkan produktivitas.
- Pendahuluan
Danau Tuok Tonga adalah sebuah danau oxbow yang terletak di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Danau ini memiliki luas 2,25 ha, panjang maksimal 300 m, lebar maksimal 75 m, dan kedalaman mencapai 3,5 m tergantung musim. Sumber air danau ini berasal dari air hujan dan limpahan dari Sungai Kampar Kanan. Danau oxbow merupakan ekosistem penting yang mendukung sumber daya perikanan. Danau Tuok Tonga dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat penangkapan ikan, pemancingan, dan sumber air untuk perkebunan kelapa sawit di sekitarnya. Kegiatan perkebunan di sekitar danau ini dapat mempengaruhi kualitas air danau. Produktivitas primer di danau ini penting untuk mendukung aktivitas biologi, dan penelitian mengenai produktivitas primer berdasarkan metode oksigen di Danau Tuok Tonga Desa Buluh Cina Kabupaten Kampar Provinsi Riau telah dilakukan pada tahun 2019.
- Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam jurnal tersebut meliputi pengambilan sampel air menggunakan water sampler dan botol BOD, pengukuran suhu dan pH dalam water sampler, serta analisis kualitas air menggunakan metode Winkler dan titrimetrik. Selain itu, penentuan lokasi pengambilan sampel air dilakukan dengan metode purposive sampling. Selain itu, penelitian juga menggunakan metode klorofil-a, metode 14C, metode pH, dan metode oksigen untuk menentukan produktivitas primer. Metode oksigen dipilih karena dianggap paling mudah dilakukan. Metode penelitian ini juga telah digunakan dalam penelitian sebelumnya.
- Hasil dan Pembahasan
Pada hasil dan pembahasan berisi, Keadaan Umum Daerah Penelitian Desa Buluh Cina secara geografis terletak di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, dengan luas daerah 11. Danau Tuok Tonga terletak di Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Jika volume air Sungai Kampar, maka akan terjadi limpahan air masuk ke Danau Tuok Tonga, yang dihubungkan oleh saluran atau kanal kecil. Rata-rata produktivitas primer di permukaan berkisar 389,22-454,74 gC/m3/hari dimana produk-tivitas primer tertinggi di Stasiun 3 (454,74 gC/m3/hari) dan terendah di Stasiun 2 (389,22 gC/m3/hari). Pada kolom air rata-rata produktivitas primer berkisar 253,51-286,77 gC/m3/hari dimana tertinggi di Stasiun 3 (286,77 gC/m3/hari) dan terendah di Stasiun 2 (253,51 gC/m3/hari). Unsur hara (nitrat dan fosfat) ini akan dimanfaatkan untuk pertumbuhan fitoplankton yang menjadi produsen primer. Berdasarkan konsentrasi oksigen terlarut selama penelitian di Danau Tuok Tonga, sampai pada kedalaman 2 Secchi (3,37-4,94 mg/L) masih mendukung untuk kehidupan organisme akuatik. Hal ini sesuai dengan Sihotang (2006) yang menyatakan bahwa konsentrasi oksigen terlarut yang aman untuk organisme adalah 2 mg/L masih dapat mendukung kehidupan organisme perairan jika tidak terdapat senyawa beracun (toksik). Unsur hara (nitrat dan fosfat) ini akan dimanfaatkan untuk pertumbuhan fitoplankton sebagai produsen primer. Hal ini sesuai dengan kelimpahan fitoplank-ton yang terendah terdapat pada Stasiun 2. Sedangkan konsentrasi fosfat di Danau Tuok Tonga pada permukaan berkisar 0,03-0,07 mg/L, konsentrasi tertinggi di Stasiun 1 dan terendah di stasiun 2. Tingginya konsentrasi nitrat dan fosfat di Stasiun 1 diduga karena letak stasiun yang berada di inlet atau aliran air masuk dari Sungai Kampar menuju Danau Tuok Tonga. Jika konsentrasi nitrat yang diperoleh dalam penelitian ini dibandingkan dengan pendapat tersebut diatas maka tingkat kesuburan di Danau Tuok Tonga berada pada tingkat kesuburan oligotrofik Berdasarkan konsentrasi fosfat, kesuburan perairan berdasarkan konsentrasi fosfat dapat dibagi atas lima tingkatan yaitu: 0,000-0,020 mg/L (kesuburan rendah), 0,021-0,050 mg/L (kesuburan sedang), 0,051-0,100 mg/L (kesuburan baik), 0,110-0,200 mg/L (kesuburan sangat baik) dan >0,200 (kesuburan sangat baik sekali). Jika konsentrasi fosfat yang diperoleh dalam penelitian ini dibandingkan dengan pendapat tersebut di atas maka tingkat kesuburan di Danau Tuok Tonga termasuk tingkat kesuburan mesotrofik.
Konsentrasi karbondioksida bebas di setiap stasiun di Danau Tuok Tonga berkisar antara 6,65-14,65 mg/L. Konsentrasi karbondioksida bebas tertinggi di Stasiun 3 permukaan dan terendah di Stasiun 1 kedalaman 2 Secchi. Dari Gambar 3 di atas terlihat konsentrasi rata-rata karbondioksida bebas selama penelitian cenderung meningkat dengan bertambahnya kedalaman atau karbondioksida bebas pada permukaan lebih rendah dibandingkan kedalaman 2 kali Secchi. Tingginya konsentrasi karbondioksida bebas di kedalaman 2 kali Secchi karena proses fotosintesis semakin berkurang seiring bertambahanya kedalaman sedangkan proses respirasi tetap berlangsung. Dekomposisi bahan organik dan respirasi pada suatu perairan dapat meningkatkan kandungan karbondioksida bebas pada suatu perairan. Sedangkan rendahnya karbondioksida bebas di permukaan pada masing-masing stasiun disebabkan karena difusi dan proses fotosintesis yang memanfaatkan karbondioksida bebas. Konsentrasi karbondioksida bebas di perairan dapat mengalami pengurangan, bahkan hilang akibat proses fotosintesis.
Secara umum konsentrasi karbondioksida bebas yang diperoleh selama penelitian masih mampu mendukung kehidupan organisme akuatik di dalamnya. Hal ini sesuai dengan pendapat Boyd (1990) bahwa perairan yang diperuntukkan untuk kegiatan perikanan sebaiknya mengandung konsentrasi karbon-dioksida bebas tidak kurang dari 5 mg/L, sedangkan konsentrasi karbondioksida bebas yang lebih dari 12 mg/L masih dapat ditolerir organisme air asal didukung oleh konsentrasi oksigen terlarut yang tinggi. Berdasarkan kecerahan yang ditemukan selama penelitian, perairan Danau Tuok Tonga masih dapat mendukung kehidupan organisme akuatik yang ada di dalamnya. Berdasarkan hasil pengukuran produktivitas primer selama penelitian di Danau Tuok Tonga termasuk dalam kategori kesuburan mesotrofik karena produktivitas primer berkisar 216,44-378,80 gC/m3/hari. Berdasarkan hasil pengukuran suhu selama penelitian di Danau Tuok Tonga, tertinggi ditemukan di Stasiun 2 dan terendah di Stasiun 1. Berdasarkan hasil pengukuran, kisaran suhu selama penelitian di Danau Tuok Tonga masih dapat mendukung kehidupan organisme di perairan tersebut. Suhu perairan daerah tropis berkisar antara 25-32oC layak untuk kehidupan organisme perairan. Berdasarkan nilai derajat keasaman (pH) yang ditemukan selama penelitian, Danau Tuok Tonga masih dapat mendukung kehidupan organisme akuatik di danau tersebut. Derajat keasaman (pH) perairan yang mendukung kehidupan organisme akuatik adalah 5-9.
- Kesimpulan
Kesimpulan dari penelitian mengenai produktivitas primer dan kualitas air di Danau Tuok Tonga menunjukkan bahwa kualitas air dan produktivitas primer di danau tersebut masih dapat mendukung kehidupan organisme akuatik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas primer berkisar antara 216,44 – 454,74 gC/m3/hari, dan kualitas air diukur dengan parameter seperti konsentrasi nitrat, fosfat, dan oksigen terlarut. Selain itu, penelitian ini juga menyarankan untuk melakukan penelitian lanjutan mengenai hubungan produktivitas primer dengan klorofil-a di Danau Tuok Tonga. Penelitian ini penting untuk mendukung aktivitas biologi di danau tersebut dan dapat menjadi dasar untuk upaya pelestarian danau dan keberlanjutan ekosistemnya.
Kami dari kelompok 4 sebagai kritikus dari jurnal yang di analisis oleh kelompok 3
Kelompok 4 beranggotakan:
1. Dini Zakiyatul Fitri 2224220017
2. Agusfiani Amanda Putri 2224220052
3. Eca Imelda Amalia Putri 2224220063
4. Anggun Prihatmi Dewi 2224220098
Kritik & Saran
Pada bagian abstrak seharusnya huruf pada semua kalimat tidak perlu di miringkan semua
Abstrak yang di analisis terlalu panjang memberikan pengenalan, seharusnya dapat ditulis lebih singkat dan efektif kepada point inti yang diberikan oleh jurnal tersebut agar pembaca langsung mendapatkan hasil inti, tidak banyak membaca seperti membaca jurnal aslinya.
Pada bagian pendahuluan penulisan kalimat terlalu bertele-tele dan tidak to the point, jadi itu membuat pembaca tidak langsung dan kurang mengerti apa inti dari pendahuluan tersebut
Pada bagian metode penelitian
Tidak dijelaskan hasil pada tabel 1 dengan prosedur penilaiannya dan pengukurannya, seharusnya tabel 1 hasil dapat dipaparkan agar pembaca dari analisis dapat mengerti metode penelitian yang digunakan dengan hasil yang disediakan
Pada bagian hasil dan pembahasan penggunaan kata ambigu dan pemborosan kata, seringkali kata nitrat dan fosfat di ulang terus menerus sehingga membuat kalimat tersebut tidak efektif
Pada bagian kesimpulan
Kesimpulan yang di analisis kelompok 3 sudah lengkap dan baik, namun tidak diberikan tujuan penelitian di pendahuluan jadi seperti kurang kontras jika dibacakan keseluruhan, seharusnya dapat mencantumkan tujuan penelitian dari jurnal tersebut agar isi berkesinambungan untuk dicerna pembaca
Overall analisis yang dilakukan oleh kelompok 3 terhadap jurnal “Produktivitas Primer Berdasarkan Metode Oksigen di Danau Tuok Tonga Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau ” sudah dilakukan dengan baik namun perlu beberapa kelengkapan yang telah kami(kelompok 4) paparkan diatas. Terimakasih
saran untuk bagian hasil dan pembahasan,seharusnya dapat memilih pilihan kata yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca dan tidak banyak pengulangan kata yang membuat bingung
Overall analisis yang dilakukan oleh kelompok 3 terhadap jurnal “Produktivitas Primer Berdasarkan Metode Oksigen di Danau Tuok Tonga Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau ” sudah dilakukan dengan baik namun perlu beberapa kelengkapan yang telah kami(kelompok 4) paparkan diatas. Terimakasih
Kami dari kelompok 4 sebagai kritikus dari jurnal yang di analisis oleh kelompok 3
Kelompok 4 beranggotakan:
1. Dini Zakiyatul Fitri 2224220017
2. Agusfiani Amanda Putri 2224220052
3. Eca Imelda Amalia Putri 2224220063
4. Anggun Prihatmi Dewi 22242200
Kritik & Saran
Pada bagian abstrak seharusnya huruf pada semua kalimat tidak perlu di miringkan semua
Abstrak yang di analisis terlalu panjang memberikan pengenalan, seharusnya dapat ditulis lebih singkat dan efektif kepada point inti yang diberikan oleh jurnal tersebut agar pembaca langsung mendapatkan hasil inti, tidak banyak membaca seperti membaca jurnal aslinya.
Pada bagian pendahuluan penulisan kalimat terlalu bertele-tele dan tidak to the point, jadi itu membuat pembaca tidak langsung dan kurang mengerti apa inti dari pendahuluan tersebut
Pada bagian metode penelitian
Tidak dijelaskan hasil pada tabel 1 dengan prosedur penilaiannya dan pengukurannya, seharusnya tabel 1 hasil dapat dipaparkan agar pembaca dari analisis dapat mengerti metode penelitian yang digunakan dengan hasil yang disediakan
Pada bagian hasil dan pembahasan penggunaan kata ambigu dan pemborosan kata, seringkali kata nitrat dan fosfat di ulang terus menerus sehingga membuat kalimat tersebut tidak efektif, saran nya seharusnya dapat memilih pilihan kata yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca dan tidak banyak pengulangan kata yang membuat bingung
Pada bagian kesimpulan
Kesimpulan yang di analisis kelompok 3 sudah lengkap dan baik, namun tidak diberikan tujuan penelitian di pendahuluan jadi seperti kurang kontras jika dibacakan keseluruhan, seharusnya dapat mencantumkan tujuan penelitian dari jurnal tersebut agar isi berkesinambungan untuk dicerna pembaca
Overall analisis yang dilakukan oleh kelompok 3 terhadap jurnal “Produktivitas Primer Berdasarkan Metode Oksigen di Danau Tuok Tonga Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau ” sudah dilakukan dengan baik namun perlu beberapa kelengkapan yang telah kami(kelompok 4) paparkan diatas. Terimakasih
Kami dari kelompok 4 sebagai kritikus dari jurnal yang di analisis oleh kelompok 3
Kelompok 4 beranggotakan:
1. Dini Zakiyatul Fitri 2224220017
2. Agusfiani Amanda Putri 2224220052
3. Eca Imelda Amalia Putri 2224220063
4. Anggun Prihatmi Dewi 2224220098
Kritik & Saran
Pada bagian abstrak seharusnya huruf pada semua kalimat tidak perlu di miringkan semua
Abstrak yang di analisis terlalu panjang memberikan pengenalan, seharusnya dapat ditulis lebih singkat dan efektif kepada point inti yang diberikan oleh jurnal tersebut agar pembaca langsung mendapatkan hasil inti, tidak banyak membaca seperti membaca jurnal aslinya.
Pada bagian pendahuluan penulisan kalimat terlalu bertele-tele dan tidak to the point, jadi itu membuat pembaca tidak langsung dan kurang mengerti apa inti dari pendahuluan tersebut
Pada bagian metode penelitian
Tidak dijelaskan hasil pada tabel 1 dengan prosedur penilaiannya dan pengukurannya, seharusnya tabel 1 hasil dapat dipaparkan agar pembaca dari analisis dapat mengerti metode penelitian yang digunakan dengan hasil yang disediakan
Pada bagian hasil dan pembahasan penggunaan kata ambigu dan pemborosan kata, seringkali kata nitrat dan fosfat di ulang terus menerus sehingga membuat kalimat tersebut tidak efektif, saran nya seharusnya dapat memilih pilihan kata yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca dan tidak banyak pengulangan kata yang membuat bingung
Pada bagian kesimpulan
Kesimpulan yang di analisis kelompok 3 sudah lengkap dan baik, namun tidak diberikan tujuan penelitian di pendahuluan jadi seperti kurang kontras jika dibacakan keseluruhan, seharusnya dapat mencantumkan tujuan penelitian dari jurnal tersebut agar isi berkesinambungan untuk dicerna pembaca
Overall analisis yang dilakukan oleh kelompok 3 terhadap jurnal “Produktivitas Primer Berdasarkan Metode Oksigen di Danau Tuok Tonga Desa Buluh Cina Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar Provinsi Riau ” sudah dilakukan dengan baik namun perlu beberapa kelengkapan yang telah kami(kelompok 4) paparkan diatas.
saran untuk bagian hasil dan pembahasan,seharusnya dapat memilih pilihan kata yang sederhana dan mudah dimengerti oleh pembaca dan tidak banyak pengulangan kata yang membuat bingung
Terimakasih