-
Annisa Khotimah posted
Nama : Annisa Khotimah
NIM : 2224200041
Kelas : 6B
Ujian Akhir Semester EvolusiEvolusi Manusia Evolusi merupakan perubahan yang terjadi pada makhluk hidup dari waktu ke waktu. Perubahan tersebut tidak lepas dari seleksi alam, reproduksi dan variasi. Dalam mempelajari evolusi, kita harus percaya bahwa evolusi merupakan suatu teori yang kebenarannya merupakan sebuah misteri. Meskipun, berdasarkan fakta-fakta yang ditemui berupa fosil dapat menjadi pendukung dari teori tersebut. Makhluk hidup di bumi mengalami perubahan dari masa ke masa, hal tersebut dinamakan dengan evolusi. Perubahan yang terjadi berlangsung secara lambat, bertahap dan tanpa disadari. Evolusi merupakan sifat-sifat yang terwariskan namun mengalami perubahan yang disebabkan oleh variasi, reproduksi dan seleksi.alam, dalam hal ini akan berkaitan dengan evolusi manusia. Dimana evolusi manusia merupakan perubahan manusia dari primata menjadi manusia yang terjadi secara bertahap. Teori evolusi manusia yang berasal dari primate dicetuskan oleh Charles Darwin. Evolusi manusia dipelajari dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan, sehingga dalam prosesnya tidak akan bersinggungan dengan hal lain. Evolusi manusia dapat dipelajari berdasarkan bukti-bukti yang didapatkan berupa fosil-fosil manusia purba. Perkembangan manusia purba dimulai sekitar 7 juta tahun lalu dengan nenek moyang merupakan kerabat simpanse. Dalam waktu yang sangat panjang terjadi perubahan fisik dan perilaku sehingga membedakan mereka dengan primata lainnya. Salah satu cirinya yaitu mereka mulai berjalan dengan tegak (bipedalism). Perbedaan antara manusia dan kera dapat diketahui melalui kemampuan mereka untuk berdiri, berjalan, dan berlari dengan tegak pada kedua kaki. Oleh karena itu, tangan manusia bebas untuk mengerjakan atau membawa sesuatu. Kemampuan ini menyangkut banyak modifikasi anatomi. Lalu otak manusia relatif besar. Manusia masa kini mempunyai volume tempurung otak besar 1.200 sampai 1.500cc, tempurung otak simpanse hanya 350 sampai 450cc. Ciri-ciri kepala manusia lainnya adalah muka yang tegak lurus, rahang yang tidak begitu menonjol, dagu yang nyata, hidung yang jelas dengan ujung memanjang dan bibir yang mempunyai selaput lendir di bagian luar. Hal penting lainnya adalah bahasa. Walaupun dapat mengadakan komunikasi melalui isyarat, tetapi untuk menggantikan bahasa atau dipakai untuk menekan sesuatu.maka dipakailah bahasan dan tulisan maupun gambar-gambar. Evolusi manusia merupakan proses dimana manusia berkembang dari primata hingga manusia modern saat ini. Secara zoologi, manusia merupakan homo sapiens, diman merupakan spesies kera dengan ciri berjalan tegak. Suku manusia (hominin) pertama kali berevolusi di afrika sekitar 315.000 tahun yang lalu. Fosil atau sisa tulang merupakan bukti yang paling kuat dari keberadaan hominin. Fosil hominid yang ditemukan memiliki beberapa jenis dengan ciri dan keunikannya. Dimulai dari australopithecus, homo habilis, homo erectus (pithecanthropus), manusia lembah neander, manusia cro-magnon, manusia modern. (1) Australopithecus. hidup sekitar 3-2 juta tahun lalu, bermukim di padang rumput, volume otak 450-600 cc, dapat berdiri tegak, tinggi badan sekitar 150 cm. (2) Homo habilis. tubuh pendek dengan lengan panjang, tinggi badan jantan 100-135 cm, tempurung otak lebih besar dari australopithecus, raham besar dan geraham kuat, dagu yang menjorok ke dalam, tulang alis tebal, dahi sempit. (3) Homo erectus (pithecanthropus). tinggi badan 160-181 cm, volume otak 750-1350 cc, anggota tubuh tegap, rahang besar dan tengkuk yang kuat, belakang kepala menonjol. (4) Manusia lembah neanderthal. tinggi badan sedang (160 cm), berdiri tegak dengan otot kuat, dahi rendah, tonjolan tulang pada lekukan mata, geraham kuat, tidak memiliki dagu, hidung pesek, volume otak 1300-1600 cc. (5) Manusia cro-magnon. hidup sekitar 40.000-10.000 tahun lalu, tubuh kuat dan kokoh, tinggi badan 160-170 cm, dahu lurus dan sedikit alis, muka datar, mulut tidak menonjol, volume otak 1600 cc. (6) Manusia modern. tinggi badan 130-210 cm, volume otak 1000-2000 cc, reduksi gigi dan rahang, memiliki dagu, tulang tubuh mengecil Evolusi manusia merupakan asal usul keberadaan manusia dan kehidupannya, namun dalam mempelajari kehidupan dan peradaban manusia terdapat suatu cabang yang dinamakan antropologi. Dalam mempelajari antropologi, kita harus mengetahui bahwa terdapat 4 fase dalam perkembangannya, yaitu : fase pertama (sebelum tahun 1800-an); fase kedua (tahun 1800-an); fase ketiga (awal abad ke-20); dan fase keempat (setelah tahun 1900-an). Lalu berdasarkan jenisnya antropologi dibagi menjadi antropologi fisik, antropologi budaya dan prasejarah. Antropologi fisik merupakan ilmu yang berfokus pada manusia sebagai kajian biologi (keragaman fenotip dan genotip); antropologi budaya merupakan ilmu yang berfokus pada kebudayaan yang berkembang dari masa le masa; serta prasejarah merupakan perkembangan umat manusia sebelum dan sesudah mengenal tulisan. Pengertian Evolusi Perkembangan Teori Bentuk Adaptasi Kehidupan. Adaptasi merupakan bentuk makhluk hidup terutama organ mereka dapat berubah sesuai tekanan lingkungan, sehingga dapat bertahan hidup di alam. Adaptasi berupa kamuflase merupakan makhluk hidup yang dapat menyatu dengan alam melalui perubahan warna, bentuk tubuh dan tingkah laku. Adaptasi seleksi alam dimana beberapa jenis individu dalam satu populasi yang cenderung berkemampuan menghasilkan banyak keturunan ke generasi berikutnya, sehingga karakternya dapat tertinggal pada keturunannya. Bukti dan Petunjuk. Bukti-bukti ilmiah tertentu yang lebih dari 100 tahun terakhir mendukung pemikiran Darwin, dan merupakan bagian-bagian khusus dari ilmu biologi antara lain : bukti biogeografi, bukti paleontologi, bukti anatomi perbandingan, bukti perbandingan embriologi, dan bukti molekuler. (1) Bukti biogeografi, distribusi geografi tanaman dan hewan. Dimana biogeografi memperlihatkan bahwa suatu spesies baru muncul pada satu tempat lalu menyebar menuju keluar dari tempat asal. (2) Bukti paleontologi, fosil (tulang belulang, bagian tubuh makhluk hidup). Dimana paleontologi memperlihatkan kehidupan masa lampau melalui catatan fosil dan bekas peninggalan kehidupan. (3) Bukti anatomi perbandingan, persamaan dan perbedaan struktur dasar makhluk hidup. Organ yang memiliki kesamaan struktur merupakan homolog, sedangkan organ yang memiliki kesamaan fungsi merupakan analog. (4) Bukti perbandingan embriologi. Hubungan perkembangan embrio dengan evolusi dinyatakan oleh Ernst Haeckel, bahwa ontogeni adalah phylogeny yang dipersingkat. Ontogeni adalah seluruh perjalanan perkembangan dan sejarah hidup suatu individu. Phylogeny adalah sejarah kekerabatan dalam proses evolusi. (5) Bukti molekuler. Disamping penemuan kesamaan pada struktur anatomi, para ahli biokimia menemukan kesamaan pada tingkat molekuler. Pada dasarnya semua organisme hidup memiliki materi genetik (DNA) yang hampir sama, menggunakan kode-kode genetik yang sama, dan memiliki molekul berenergi tinggi (ATP). Mekanisme. Mekanisme dasar evolusi, yang menjelaskan bagaimana perubahan genetik terjadi dalam populasi organisme seiring waktu, terdiri dari empat proses utama : (1) Mutasi, perubahan acak dalam urutan DNA. Mutasi bisa terjadi secara spontan dan bisa mempengaruhi genetik organisme. (2) Seleksi Alam, terjadi ketika individu dengan karakteristik yang menguntungkan memiliki peluang yang lebih baik untuk bertahan hidup dan berkembang biak dibandingkan dengan individu dengan karakteristik yang kurang menguntungkan. (3) Perpindahan Genetik, dikenal sebagai migrasi atau aliran gen, terjadi ketika individu-individu atau gen dari satu populasi bergerak dan bergabung dengan populasi lain. Hal ini mengakibatkan pertukaran materi genetik antara populasi dan dapat mempengaruhi frekuensi gen dalam populasi tujuan. (4) Drift Genetik, perubahan frekuensi gen dalam populasi akibat kebetulan atau peristiwa acak. Evolusi Primata. Salah satu definisi evolusi adalah merupakan suatu ilmu yang mempelajari perubahan yang berangsur-angsur menuju ke arah yang sesuai dengan masa dan tempat. Pada dasarnya evolusi tidak untuk membuktikan apakah suatu jenis berasal dari jenis yang lain. Tetapi pembuktian bahwa suatu jenis berasal dari jenis yang lain tidak pernah dapat dibuktikan. Primata muncul sekitar 70 juta tahun yang lalu seiring dengan punahnya dinosaurus. Monyet pertama muncul kira-kira 50 juta tahun lalu. Awal mulanya, monyet dunia baru muncul dari cabang primata kuno, dan belakangan monyet dunia lama berevolusi sebagai garis keturunan terpisah. Fosil kera primitif yang pernah ditemukan kira-kira berusia 35 juta tahun dan dinamakan Aegyptopithecus, yakni “kera fajar”. Karena itu merupakan garis keturunan hominoid, maka kera tersebut adalah nenek moyang bersama kera dan manusia. Divergensi antara kera purba dan manusia diduga terjadi sekitar 7 atau 8 tahun yang lalu. Perkembangan Menuju Manusia Modern. Hubungan antara tulang vertebrata dan tengkorak mengalami perubahan yang berangsur-angsur menuju titik berat tengkorak. Bola mata pada organisme non primata tidak mempunyai tulang yang meliputinya. Ujung jari bercakar berangsur-angsur berubah menjadi kuku. Kehidupan arboreal (hidup di pepohonan) menyebabkan fungsi tangan lebih penting daripada kaki. Volume otak mengalami perubahan pesat. Pandangan Mengenai Evolusi. Evolusi merupakan ilmu yang dipelajari untuk menambah wawasan. Pada dasarnya evolusi merupakan studi untuk mengetahui perubahan yang terjadi pada makhluk hidup, bukan berarti makhluk benar-benar berubah dari satu spesies ke spesies lain. Sehingga melalui evolusi dijelaskan bahwa makhluk hidup dapat berubah. Pada evolusi juga dijelaskan bahwa bukti dan fakta yang didapatkan merupakan asumsi semata, sehingga kebenaran dibaliknya merupakan misteri. Dalam mempelajari evolusi, kita diharuskan berpikir logis dan terbuka. Karena beberapa hal dapat bersinggungan dengan hal lain (agama). Sehingga mecegah pro-kontra maka kita diharuskan mampu berpikir logis dan berwawasan luas. Kendala. Evolusi merupakan materi yang cukup menarik namun didalamnya terdapat banyak pro-kontra, sehingga cukup sulit menemukan bahwa itu sebuah fakta atau hanya asumsi yang dibuat untuk memperkaya ilmu pengetahuan. Sehingga diharuskan untuk membaca dan menelaah lebih jauh tentang hal yang akan dipelajari. Upaya. Membaca berbagai sumber, berpikiran terbuka serta tidak sepenuhnya percaya bahwa evolusi merupakan sebuah fakta.
Media
Photos
Videos
Audios
Files
Sorry, no items found.
Evolusi
Public Group