-
PUTRI HANDAYANI posted
Nama: Putri Handayani
Nim: 2224200004
Kelas: 6AUAS EVOLUSI
Sejarah dan Perkembangan EvolusiSaya memilih materi mengenai sejarah dan perkembangan evolusi karena materi tersebut merupakan konsep awal sebelum kita mempelajari teori evolusi lainnya selain itu sebagai upaya untuk menjelaskan fakta-fakta dalam memadukannya dengan konsep esensial dalam teori evolusi, sehingga teori evolusi terus mengalami perkembangan dari waktu ke waktu demikian juga dengan konsep-konsepnya. Seperti yang kita ketahui bahwa evolusi merupakan kata yang berasal dari Bahasa latin yang artinya “membuka gulungn” atau “membuka lapisa”. Kemudian Bahasa itu diserap menjadi Bahasa Inggris yang evolution yang berarti perkembangan secara bertahap. Didalam biologi, pengertian evolusi telah mengalami perkembangan, menurut Darwinisme: Evolusi adalah perubahan bertahap pada rentang waktu yang sangat Panjang (makro evolusi). Berdasarkan para ahli, dengan berkembangnya genetika molekuler, para ilmuwan mengembangkan teori evolusi komprehensif yang menggabungkan Darwinisme dengan Mendelisme yang selanjutnya dikenal sebagai sintesis modern (modern synthesis). Berdasarkan keterangan tersebut bahwa teori evolusi menjelaskan bagaimana terjadinya proses perubahan pada makhluk hidup yang menyimpang dari struktur awal dalam jumlah yang banyak dan beraneka ragam sehingga kemudian menyebabkan terjadinya dua kemungkinan. Pertama makhluk hidup yang berubah akan mampu bertahan dan tidak punah atau disebut juga dengan istilah evolusi progresif. Sedangkan kemungkinan atau opsi yang kedua adalah makhluk hidup yang berubah atau berevolusi tadi gagal bertahan hidup dan akhirnya punah atau disebut dengan evolusi regresif, Darwin memberikan suatu dasar ilmiah yang jelas bagi ilmu biologi. Gagasan tentang evolusi biologi sudah ada sejak zaman dahulu khususnya diantara ahli filsafat Yunani seperti Anaximander dan Epicurus serta ahli filsafat india seperti Patanjali. Namun teori ilmiah evolusi belum mapan sampai abad 18 dan 19. Pemahaman modern tentang evolusi berdasarkan pada teori seleksi alam, yang pertama kali diperkenalkan dalam karya ilmiah Bersama Charles Darwin dan Alfred Russel Wallace pada tahun 1858 dan dipopulerkan di dalam buku Darwin The Original Of Species pada tahun 1859.pada tahun 1930an para ilmuwan mengkombinasikan seleksi alam Darwinan dengan teori dari hereditas mendelian untuk membentuk sintesis evolusi modern, juga dikenal sebagai “Neo-Darwinism”.
Sebenarnya teori evolusi pertama kalinya bukan diperkenalkan oleh Darwin, tetapi dapat menelusurinya sampai ke Yunani kuno. Thales (636 – 546 SM) dan Anaximander (611 – 547 SM) biasa memperbincangkan asal usul biota laut dan evolusi kehidupan. Phytagoras (570 – 496 SM), Xantus (kira-kira 500 SM) dan Empedocles (490 – 430 SM) juga membicarakan isu yang sama dalam tulisan-tulisan mereka (Comas, 1957). Berdasarkan hal tersebut Evolusi didefinisikan oleh Janusch (1973), sebagai penurunan sifat melalui modifikasi. Lasker (1976), merumuskan evolusi sebagai perubahan-perubahan dalam pengayaan sifat keturunan dengan modifikasi yang berkelanjutan melalui tahapan waktu, dan Campbell (2003) mengartikan evolusi sebagai suatu proses yang telah mengubah bentuk kehidupan di atas bumi sejak bentuknya yang paling awal sampai membentuk keanekaragaman yang sangat luas seperti apa yang ditemukan sekarang ini. Setelah teori genetik dikembangkan dalam era modern ini, evolusi kini sering dilihat sebagai perubahan-perubahan dalam frekuensi gen antara populasi leluhur dengan populasi keturunannya, meskipun diakui sangat mustahil bagi kita untuk secara langsung mengukur perubahan-perubahan kuantitatif antara kedua hal tersebut. Para ilmuwan tidak dapat mendeteksi perubahan-perubahan frekuensi gen, dan mereka menelusurinya melalui perubahan morfologi organisme dalam tahapan waktu. Dalam hal ini, analisis persamaan dan perbedaan makhluk hidup, khususnya dalam dunia binatang merupakan dasar dari kajian evolusi. Salah satu kajian itu adalah keanekaragaman jenis binatang yang masih hidup maupun yang sudah mati. Dilihat dari segi ini, evolusi juga bisa didefinisikan sebagai perubahan-perubahan dalam jumlah dan jenis garis keturunan utama. Pandangan Darwinian mengenai kehidupan memiliki perbedaan yang sangat tajam dengan paradigma konvensional yang menyatakan bahwa bumi baru berumur beberapa tahun saja, dihuni oleh bentuk-bentuk kehidupan yang tidak berubah dan telah diciptakan satu per satu selama seminggu penuh di mana sang Pencipta membentuk keseluruhan jagad raya. Berikut ini dikemukakan beberapa tokoh yang berperan dalam pengembangan teori evolusi diantaranya yang pertama menurut Aristoteles. Aristoteles berpendapat bahwa organisme menempati posisi yang bertingkat atau memiliki hierarki, mulai dari yang paling rendah dan sederhana, hingga yang paling tinggi dan kompleks. Selain itu, ia juga berpendapat bahwa organisme itu tetap kekal dan tidak ada perubahan spesies. Tetapi sekarang, melalui metode ilmiah, kita mengetahui bahwa pandangan Aristoteles mengenai organisme adalah hal yang sangat keliru. Ternayata berbagai spesies yang sangat beragam di bumi ini tidak muncul dengan begitu saja dan melalui proses perjalanan evolusi yang sangat Panjang. Sedangkan menurut klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linneaus disebut sebagai bapak klasifikasi karena telah menciptakan System Natura dan Binomial Nomenclature yaitu tiap organisme dikategorikan ke dalam tingkatan khusus yang disebut takson. Jadi maksudnya yaitu klasifikasi makhluk hidup menurut Carolus Linnaeus ini dilihat dari kemiripan yang dimiliki makhluk hidup, misalnya saat melihat kemiripan pada kucing dengan singa, ayam dengan bebek, atau burung dara dengan burung merpati. Adapun menurut adaptasi menurut Lammarck. Lammarck menjelaskan bahwa jerapah dulunya berleher pendek tetapi karena ingin menggapai dedaunan yang ada di pucuk pohon, lambat laun lehernya pun menjadi panjang. Nah, gagasan ini disebut sebagai use and disuse yang berarti bagian tubuh yang sering digunakan akan berkembang sedangkan yang tidak digunakan akan tereduksi. Selain itu, pendapat yang kedua yaitu inheritance of acquired characteristic yang berarti modifikasi pada suatu tubuh individu dapat diwariskan ke keturunannya. Sebelumnya sudah membahas teori menurut Lammarck tentang modifikasi pada suatu tubuh individu dapat diwariskan keturunannya. Sekarang saatnya membahas mengenai eksperimen yang membantah teori evolusi Lamarck. Saat itu, Weismann ingin melakukan sebuah eksperimen terhadap 68 tikus. Tikus-tikus tersebut pun dipotong ekornya dan di kawinkan satu sama lain. Weismann pun melakukan eksperimen kedua terhadap tikus-tikus (generasi kedua) tersebut. Seperti halnya tikus generasi pertama, tikus generasi kedua ini dipotong ekornya dan dikawinkan satu sama lain. Namun, hasilnya tetap sama yakni semua tikus tersebut tetap memiliki ekor panjang. Weismann pun mengulangi eksperimen tersebut hingga ke generasi kelima, namun hasilnya tetap sama. Padahal, teori Lamarck mengatakan bahwa modifikasi suatu individu dapat diwariskan ke keturunannya. Namun, dengan adanya hasil eksperimen Weismann ini berhasil membantah teori Lamarck. Dengan demikian, Weismann menyimpulkan bahwa informasi hanya diwariskan melalui sel gamet (sperma/ovum), bukan oleh sel somatik. Teori evolusi selanjutnya yaitu teori evolusi menurut Charles Darwin merupakan salah satu teori paling terkenal yaitu tentang seleksi alam dan adaptasi. Selama lima tahun Charles Darwin melakukan ekspedisi dari Inggris hingga ke Amerika Selatan. Di sepanjang perjalanannya, ia melakukan observasi terhadap distribusi organisme dan beberapa kali menemukan spesies kutilang yang serupa tetapi tidak identik. Dengan demikian, Darwin pun menyampaikan gagasannya mengenai evolusi makhluk hidup yang terjadi karena proses adaptasi terhadap lingkungannya atau melewati proses seleksi alam di mana individu yang sesuai akan dapat bertahan sedangkan yang tidak kuat akan mati. Banyak juga orang yang berasumsi bahwa Darwin berargumen kalau manusia berasal dari kera. Padahal sebenernya itu kleiru. Pasalnya, kera tidak bisa berevolusi karena yang berevolusi itu hanya spesies sedangkan kera bukan nama spesies. Selain itu, yang sebenarnya dikemukakan oleh Darwin adalah adanya kesamaan nenek moyang antara kera dan manusia. Kemudian selanjutnya teori evolusi menurut Wallace ini merupakan teori yang mengembangkan teori seleksi alam dari Charles Darwin. Bermula dari perjalanan Wallace ke Malaysia hingga Indonesia. Ia mengunjungi banyak kepulauan di Indonesia dan menemukan banyak keanekaragaman fauna. Misalnya saja perbedaan mamalia yang ada di Indonesia Barat dengan Indonesia Timur. Selain itu, ia juga menemukan perbedaan bentuk pada kelompok hewan yang sama di pulau berbeda. Contohnya orang utan Sumatra dengan orang utan Kalimantan lalu badak Jawa dengan badak Sumatera, dan lain-lainnya. Ia pun memiliki kesimpulan yang sama dengan Darwin bahwa makhluk hidup telah melewati yang namanya proses seleksi alam.
Dalam memahami materi sejarah dan perkembangan evolusi terdapat beberapa tantangan dan kendala yang saya hadapi. Seperti yang kita ketahui bukti dari sejarah dan perkembangan sangat sedikit kita ketahui. Namun dengan semakin banyaknya bukti yang ditemukan maka semakin besar pencerahan yang kita dapatkan dalam mempelajari sejarah dan perkembangan evolusi. Memahami sejarah dan perkembangan evolusi harus lebih focus dan harus lebih detail mempelajarinya agar tidak terjadi kesalah pahaman dalam mengartikan sejara-sejarah dan perkembangan evolusi. Kendala lainnya adalah dalam mencari literatur materi atau sumber belajar dari materi sejarah dan perkembangan evolusi. Saya harus mengkaji dari beberapa sumber berbahasa inggris serta memahami teori-teori perkembangan evolusi. Selanjutnya adalah upaya yang saya lakukan dalam mengatasi kendala tersebut adalah dengan mempelajarinya pelan-pelan dan memahami materi mengenai sejarah dan perkembangan evolusi. Dimulai dari pengertian sejarah evolusi hingga keperkembangan evolusinya. Setelah mempelajari dan memahami sejarah dan perkembangan evolusi melalui sumber lain atau jurnal lain. Dapat dipelajarinya dari beberapa video yang menjelaskan mengenai sejarah dan perkembangan evolusi, video tersebut dapat diakses melalui sosial media yaitu pada youtube, tiktok,facebook, Instagram dan sosial media lainnya, sehingga secara konsep evolusi kita bisa lebih memmahami sejarah dan perkembangan evolusi lebih mendalam. Selain itu juga kita dapat mengunjungi museum prasejarah evolusi sebagai studi banding juga dapat membuat kita semakin tertarik dan menyukai materi evolusi. Dengan demikian kita akan lebih memahami materi sejarah dan perkembangan evolusi dengan lebih baik lagi dan lebih menarik lagi.
Ketika nanti saya menjadi seorang guru, tutor, peneliti, tenaga ahli atau kurator. Saya akan membuat bahan ajar berupa modul pembelajaran. Sehingga saya harus menjadi guru yang kreatif dalam mendesain inovasi pembelajaran agar menarik bagi siswanya dalam kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Guru dalam upayanya untuk mengantarkan peserta didik mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan maka perlu adanya inovasi pembelajaran. Inovasi pembelajaran dimaksud adalah penggunaan modul pembelajaran biologi yang dikembangkan guru yang sesuai dengan karakteristik sekolah dan peserta didik dalam upaya peningkatan prestasi belajar siswa. Melalui bahan ajar yang dikembangkan oleh guru mengenai pembelajaran sejarah dan perkembangan evolusi maka akan lebih mudah dalam membantu melaksanakan pembelajaran dan peserta didik akan lebih terbantu dan mudah dalam belajar. Bahan ajar dimaksud adalah modul pembelajaran berbasis inquiri, bahan ajar dapat dibuat dalam berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik materi ajar yang akan disajikan. Modul berbasis inquiri dimaksud adalah aktivitas-aktivitas yang dilakukan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran berciri khas inquiri. Modul pembelajaran beraktivitas inquiri adalah bahan yang disusun secara sistematis dan menarik yang mencakup isi materi, metode dan evaluasi mengenai sejarah dan perkembangan evolusi yang digunakan secara mandiri untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Modul pembelajaran berbasis inquiri merupakan suatu teknik dalam situasi belajar yang memungkinkan peserta didik belajar dengan mengambil peran sebagai seorang ilmuan karena inquiri merupakan bagian dari proses santifik. Inquiri sebenarnya merupakan prosedur yang biasa dilakukan oleh ilmuan dan orang dewasa yang memiliki motivasi tinggi dalam upaya memahami fenomena alam, memperjelas pemahaman, menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.sehingga dalam materi teori evolusi dibahas mengenai konsep sejarah dan perkembangan evolusi menurut beberapa ahli, . Dilihat karekteristik materi teori evolusi, maka sangatlah memungkinkan untuk dipelajari oleh peserta didik dengan menggunakan modul pembelajaran berbasis inquiri ini. Penerapan modul pembelajaran berbasis inquiri pada materi teori evolusi tentunya membutuhkan modul pembelajaran yang telah teruji validitasnya, praktisnya dan efektifitasnya.
Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa evolusi merupakan perubahan spesies dari waktu kewaktu , telah berakar sejak zaman kuno. Hal tersebut dapat terlihat dari lmu pengetahuan peradaban Yunani, Romawi, Cina, dan Islam. Namun, sampai dengan abad ke-18, pandangan biologis Barat masih didominasi oleh pandangan esensialisme, yaitu pandangan bahwa bentuk-bentuk kehidupan tidak berubah. Hal ini mulai berubah ketika pengaruh kosmologi evolusioner dan filosofi mekanis menyebar dari ilmu fisik ke sejarah alam. Teori evolusi sebagai penjelasan tentang bagaimana evolusi itu terjadi (mekanisme evolusi). Selain sebagai penjelasan tentang evolusi, teori evolusi bisa juga dimaksudkan sebagai teori yang menyatakan perubahan dan diversifikasi makhluk hidup. Dalam hal ini teori evolusi merupakan penjelasan terhadap berbagai fenomena yang kemudian ditunjuk sebagai bukti evolusi. Banyak orang yang mengetahui bahwa Darwin mengatakan manusia adalah keturunan dari kera. Tapi bila kita ditelusuri secara mendalam, pernyataan itu tidak diungkapkan oleh Darwin sendiri, tapi oleh muridnya. Darwin sendiri mengatakan bahwa manusia memiliki kekerabatan dengan kera, bukan keturunan kera. Kekerabatan yang erat disini adalah bahwa manusia dan kera memiliki ordo yang sama, keduanya adalah ordo primata. Tapi keduanya memiliki genus yang berbeda. Tokoh yang mengemukakan gagasan mengenai teori evolusi sendiri ada beberapa diantaranya, menurut Aristoteles, Carolus Linneaus, Lamarack,Weisman, Darwin,dan Wallace.
Nilai kehidupan yang dapat dipetik ialah mengajarkan manusia tentang hukum alam yang sesungguhnya yaitu bagaimana untuk bertahan hidup. Manusia dapat bertahan hidup selama manusia dapat beradaptasi dengan perubahan lingkungan. Baik adaptasi alami maupun buatan, yang tidak mampu maka akan kalah, karena seleksi alam terjadi dimana-mana. Bahkan di kehidupan sehari-hari seperti di dunia sekolah maupun pekerjaan dan lain-lain. Maka dengan belajar teori evolusi seharusnya manusia menjadi semakin kreatif untuk mengeksplorisasi dirinya dalam beradaptasi dengan lingkungannya sehari-hari.
Media
Photos
Videos
Audios
Files
Sorry, no items found.
Evolusi
Public Group