-
Nama : Asmar Saudo Sabara
Nim : A1J120007
Mahasiswa Semester : VI (Enam)
Kelas : A (Mahasiswa Peserta Program Permata FORKOM)Bukti dan Petunjuk Evolusi
Selama dan sejak jaman Darwin, orang-orang telah mencari dan mempelajari bukti-bukti evolusi di alam yang mengajari mereka lebih banyak tentang evolusi. Beberapa jenis bukti evolusi, misalnya fosil dan kesamaan antar organisme, telah digunakan oleh Darwin untuk membangun teorinya tentang seleksi alam dan masih digunakan sampai sekarang. Bukti yang lainnya, misalnya uji DNA belum tersedia pada jaman Darwin, tetapi digunakan oleh ilmuwan sekarang untuk mempelajari lebih banyak tentang evolusi. Lima jenis bukti evolusi, yaitu sisa organisme masa lampau, distribusi geografis spesies (biogeografi), anatomi perbandingan, embriologi perbandingan, dan genetika molekuler.
Sisa Organisme Masa Lampau
Fosil, bersama-sama dengan anatomi perbandingan dari hewan dan tumbuhan yang ada sekarang, merupakan catatan morfologi atau anatomi dari suatu spesies. Bukti Fosil sangat penting, termasuk hubungan dengan kelompok organisme yang disebut spesies transisi, seperti Archaeopteryx sp, yang menyajikan bukti awal untuk mata rantai antara dinosaurus dan burung serta penemuan terakhir Tiktaalik sp. yang menjelaskan pengembangan dari ikan ke hewan berkaki empat.
Distribusi Geografis Spesies (Biogeografi
Bukti lain yang digunakan untuk menunjukkan garis keturunan evolusioner adalah distribusi geografis dari spesies. Sebagai contoh, hewan monotremata dan kebanyakan marsupialia (binatang berkantung) ditemukan hanya di Australia. Hal ini menunjukkan bahwa nenek moyang umum mereka, yaitu mamalia berplasenta hidup sebelum tenggelamnya jembatan daratan masa lampau antara Australia dan Asia.
Anatomi Perbandingan
Teri evolusi memprediksi bahwa keterkaitan organisme ditunjukkan dengan adanya kesamaan organ yang bersala dari nenek moyang umum. Bagian tubuh dengan struktur dasar yang sama dikenal sebagai homologi. Struktur homolog ditemukan pada organisme-organisme yang berbeda namun memilikinenek moyang umum yang sama. Homologi dapat dijelaskan dengan membandingkan anatomi dari makhluk hidup yang berbeda yang terlihat dari kesamaan dan perbedaan sel, mempelajari perkembangan embrio, dan mempelajari struktur-struktur sisa pada individu suatu organisme.
Embriologi Perbandingan
Perkembangan suatu organisme, atau ontogeni, mungkin berisi petunjuk- petunjuk tentang sejarah yang dapat digunakan ahli biologi untuk membangun pohon evolusioner. Karakter-karakter yang berasal dari nenek moyang sering (tetapi tidak selalu) dipelihara dalam perkembangan suatu organisme. Sebagai contoh, embrio anak ayam dan manusia kedua-duanya mengalami suatu tahap di mana mereka mempunyai celah dan bangun lengkung di dalam leher mereka yang serupa dengan bangun lengkung dan celah insang dari ikan.
Biologi Molekuler
Hubungan evolusi di antara spesies dicerminkan dalam DNA dan proteinnya atau dalam gen dan produk gennya. Jika dua spesies memiliki pustaka gen dan protein dengan urutan monomer yang sangat bersesuaian, urutan itu pasti disalin dari nenek moyang yang sama. Biologi molekuler mendukung pemikiran Darwin yang paling berani, “bahwa semua bentuk kehidupan saling berhubungan sampai tingkat tertentu melalui cabang-cabang keturunan dari organisme yang paling awal”.
Alasan saya memilih materi “Bukti dan Petunjuk Evolusi” adalah sebagai mahasiswa penting sekali untuk mempelajari bukti dan petunjuk evolusi. Materi tersebut memberikan penjelasan mengenai perjalanan manusia untuk mencari dan mempelajari bukti-bukti evolusi. Terdapat lima jenis bukti evolusi yang penting untuk diketahui yaitu sisa organisme masa lampau, distribusi geografis spesies (biogeografi), anatomi perbandingan, embriologi perbandingan, dan genetika molekuler. Kelima jenis bukti tersebut dapat memberikan informasi kepada setiap pihak yang mempelajari ilmu evolusi. Serta contoh-contoh yang diberikan dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, saya memilih materi ini untuk dapat dikaji lebih dalam lagi mengenai bukti dan petunjuk evolusi tersebut. Selain itu, terdapat materi evolusi yang sudah banyak diaplikasikan ke dalam berbagai bidang yang berguna bagi kehidupan manuisa seperti :
Teori evolusi yang telah digunakan sebagai petunjuk praktis di beberapa bidang sebagai contoh dalam bidang bioinformatika, industry multi-miliar dollar, sebagian besar terdiri dari perbandingan urutan genetic. Keturunan dengan modifikasi adalah salah satu asumsi paling dasar.
Analisis filogenetik yang menggunakan prinsip evolusi keturunan bersama, telah membuktikan kegunaannya dengan menulusuri gen dari fungsi yang diketahui dan membandingkan bagaimana mereka terkait dengan gen yang tidak diketahui membantu seseorang untuk meprediksi fungsi gen yang tidak diketahui, yang merupakan dasar untuk penemuan obat.Tantangan dan kendala yang saya hadapi adalah kurangnya referensi untuk menyusun materi tersebut. Karena, bukti-bukti evolusi memerlukan referensi-referensi yang dapat dijadikan sebagai bahan materi pembelajaran secara konkrit. Kemudian, berdasarkan beberapa sumber yang saya baca salah satunya adalah artikel (Fida, 2023 : 1) menyatakan bahwa dalam mempelajari evolusi khususnya untuk membuktikan bahwa adanya bukti evolusi masih terdapat beberap miskonsepsi yang terjadi disebabkan kurangnya informasi yang tepat terkait dengan konsep evolusi. Misalnya beberapa sumber menyatakan bahwa hubungan kekerabatan antara manusia dan simpanse, dalam konsep tersebut tidak dijelaskan sehingga menimbulkan miskonsepsi antara pembaca dan sumber rujukan. Oleh karena itu, solusi untuk mengatasi tantangan dan juga kendala yang dihadapi adalah saya lebih banyak lagi mencari sumber-sumber referensi serta bertanya kepada dosen-dosen yang berkaitan dengan materi yang telah saya pilih. Selain itu, saya juga mempelajari materi yang sebelumnya telah diberikan dalam perkuliahan ini. Bukti dan petunjuk evolusi terdiri atas beberapa bukti juga selain lima bukti evolusi di atas yaitu :
Adanya variasi pada makhluk hidup
Ditemukannya fosil di berbagai lapisan bumi
Adanya pola sebaran geografi makhluk hidup/isolasi geografi
Adanya homologi organ tubuh pada kelompok makhluk hidup Vertebrata
Adanya persamaan dalam Embriologi perbandingan
Petunjuk organ tubuh yang tersisa (Vestigial)
Adanya persamaan dalam petunjuk secara biokimia
Perbandingan fisiologi organisme
Peristiwa domestikasi
Berdasarkan bukti tersebut, saya mencoba untuk memahami lebih dalam lagi tentang bukti evolusi yang telah ditemukan. Sehingga, untuk materi yang dipilih mampu memberikan pemahaman yang tepat kepada setiap orang. Dalam mempelajari evolusi banyak juga upaya yang dapat dilakukan untuk menghadapi kendala yang di alami. Dan itu dapat dilakukan oleh diri sendiri dengan mempelajari berbagai sumber serta referensi yang ada.
Jika suatu saat saya menjadi seorang guru, tutor, peneliti, tenaga ahli, atau kurator maka metode yang akan ditempuh saat mengkaji ilmu evolusi pada materi yang telah saya pilih adalah pendekatan klasik dan pendekatan perilaku. Pendekatan klasik yaitu mengenal ilmu dan teori evolusi. Evolusi terjadi pada semua makhluk hidup yang sebenarnya berasal dari makhluk terendah. Sesuai dengan peredaran zaman dan perubahan geologi-astronomi terjadi perubahan berangsur pada makhluk hidup sampai kini. Sedangkan pendekatan perilaku adalah pendekatan dengan mengetahui dan mengkaji bagaimana prinsip-prinsip evolusi dan ciri dari evolusi tersebut. Evolusi didorong oleh dua mekanisme utama, yaitu seleksi alam dan hanyutan henetik. Ahli biologi telah mengadakan pengamatan tentang perbandingan kupu-kupu yang berwarna gelap dengan yang berwarna cerah di Inggris Sekatan masih sama pada tahun 1850. Akan tetapi waktu mereka mempelajari koleksi dari daerah industri Midland di Inggris yang penuh asap, mereka menemukan sedikit sekali kupu-kupu yang berwarna cerah.
Saran serta solusi agar memudahkan pemahaman tentang ilmu evolusi adalah dengan menambah referensi. Karena referensi yang ada pasti mengalami pengembangan dari tahun ke tahun. Sehingga perlu adanya pembelajaran lebih lanjut tentang evolusi tersebut. Ilmu evolusi juga dapat langsung dipelajari dengan berkunjung langsung ke museum yang berkaitan dengan fosil dan sebagainya.
Kesimpulan yang dapat dipetik dari materi diatas, bukti evolusi merupakan bagian yang sangat penting untuk menunjukkan adanya evolusi yang terjadi di muka bumi ini. Perlu adanya bukti evolusi sebagai bahan pembelajaran bagi setiap orang dan membuktikan bahwa evolusi akan terus terjadi baik itu pada hewan, tumbuhan, dan juga manusia itu sendiri. Referensi tambahan untuk mempelajari ilmu evolusi diharapkan terus mengalami pengambangan sehingga tidak terjadi miskonsepsi. Oleh karena itu, nilai penting ilmu evolusi ini terhadap materi yang dipilih adalah bukti dan petunjuk evolusi dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan manusia. Evolusi bukan saja terjadi pada manusia tetapi terjadi pada semua makhluk hidup yang diciptakan oleh yang maha kuasa. Sehingga, kita sebagai makhluk hidup seharusnya mampu untuk mengusai ilmu evolusi dan meyakini bahwa dengan petunjuk evolusi dapat membuktikan bahwa evolusi terjadi pada seluruh makhluk hidup yang berada di permukaan bumi.
Media
Photos
Videos
Audios
Files
Sorry, no items found.
Evolusi
Public Group