• Profile picture of Emir Farhansyah

    Emir Farhansyah posted

    2 years, 11 months ago

    KARYA TULIS
    Perkembangan Teori Evolusi

    Disusun Oleh
    Emir Farhansyah (2224200051)
    Mahasiswa Semester 6
    Kelas 6A

    Uraian Singkat Materi Perkembangan Teori Evolusi

    Evolusi merupakan suatu proses perubahan makhluk hidup secara bertahap dan memerlukan waktu yang lama hingga jutaan tahun untuk berubah dari bentuk sederhana ke bentuk yang lebih kompleks. Evolusi adalah perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Perubahan tersebut disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama yaitu variasi, reproduksi dan seleksi. Evolusi terjadi saat perbedaan terwariskan menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi. Evolusi mempunyai arti suatu proses perubahan atau perkembangan secara bertahap dan perlahan-lahan. Perubahan yang terjadi menuju ke arah semakin kompleksnya struktur dan fungsi makhluk hidup dan semakin banyak ragam jenis yang ada. Definisi lain tentang evolusi adalah proses perubahan yang berlangsung sedikit demi sedikit, memakan waktu lama, dan menghasilkan perkembangan spesies baru. Evolusi juga dapat diartikan sebagai suatu perubahan secara bertahap dalam waktu yang lama akibat seleksi alam terhadap variasi gen dalam suatu individu hingga menghasilkan perkembangan spesies baru.Spesies baru yang terbentuk mengalami perkembangan dari sederhana menuju kompleks.
    Terdapat dua macam evolusi yaitu evolusi progresif atau evolusi yang kemungkinan dapat bertahan hidup dan evolusi regresif (retrogresif) atau evolusi yang kemungkinan menjadi punah. Berdasarkan arah evolusi dibedakan menjadi dua, yaitu:

    1. Evolusi progresif: menuju kemungkinan bertahan hidup (survival). Misalnya Evolusi yang terjadi pada burung Finch
    2. Evolusi regresif (retrogresif) → kemungkinan menuju kepunahan. Misalnya Evolusi Dinosaurus

    Kepunahan tidak hanya terjadi karena semakin mundurnya struktur dan fungsi tetapi dapat pula terjadi karena perkembangan struktur yang melebihi proporsinya (Misal. Rusa purba/ Megaloceros pada masa Tertier) Berdasar skala perubahannya dibedakan menjadi dua:

    1. Makroevolusi, adalah perubahan evolusi yang dapat mengakibatkan perubahan dalam skalabesar. Adanya makroevolusi dapat mengarah kepada terbentuknya spesies baru.
    2. Mikroevolusi, adalah proses evolusi yang hanya mengakibatkan perubahan dalam skala kecil. Mikroevolusi ini hanya mengarah kepada terjadinya perubahan pada frekuensi gen atau kromosom.

    Berdasarkan hasil akhir dibedakan menjadi dua:

    1. Evolusi divergen, merupakan proses evolusi yang perubahannya berasal dari satu spesiesmenjadi banyak spesies baru.
    2. Evolusi konvergen, proses evolusi yang perubahannya didasarkan pada adanya kesamaanstruktur antara dua organ atau organisme pada garissama dari nenek moyang yang sama.Hal ini dapat ditemukan pada hiudan lumba-lumba. Ikan hiu dan lumba lumba terlihat sama sepertiorganisme yang berkerabat dekat, tetapi ternyata Hiu termasuk dalam pisces, sedangkan ikan lumba-lumba termasuk dalam mamalia.

    Perkembangan Teori Evolusi

    Teori-Teori Evolusi
    Teori perbincangan menjelaskan tentang perkembangan kehidupan perbincangan tingkat tinggi ke tingkat yang lebih rumit yang dikemukakan oleh para peneliti dengan konsep dan perbincangan yang berbeda- beda. Teori evolusi ini masih terus menjadi topik hangat yang dibicarakan dan terus berkembang dari waktu ke waktu. Berikut ini beberapa teorie volusi yang dikemukakan oleh para ahli.

    1.Teori Resolusi Aristoteles (384-322 SM) Aristotel merupakan filosof pencetus teori yang disetujui dan berasal dari Yunani. Teori pemilihan yang dikemukakannya dikenal dengan teori abiogenesis. Teori ini menyatakan bahwa makhluk hidup pertama kali di bumi adalah benda mati atau tak hidup yang terjadisecara spontan, misal ikan dan katak yang berasal dari lumpur, cacing yang berasal dari tanah, dan belatung yang dihasilkan dari daging yang membusuk. Prinsipnya teori Aristoteles menjelaskan tentang perkembangan makhluk hidup dan habitatnya dari akar sederhana menuju tahapan yang rumit.

    2.Teori pemulihan Empedoclas (495-435 SM ) Seorang filosof yunani yang menyetujui kehidupannya yang berasal dari lumpur hitam yang mendapat sinar dari matahri dan berubah menjadi makhluk hidup. Evolusi terjadi dengan dimulainya peran hidup yang kemudian berkembang menjadi sempurna dan akhirnya menjadi beraneka ragam.

    3.Teori Komunikasi Anaximander (500 SM) Sama berbicara dengan Aristoteles, Anaximander juga seorang filosof asal Yunani. Di dalam teorinya ia menyatakan bahwa manusia berasal dari makhluk yang mirip dengan ikan dan sedang memperbaiki proses.

    4.Teori pemulihan Count de Buffon (1707-1788) Buffon menganjurkan bahwasanya melibatkan variasi-variasi yang terjadi karena variasi alam sekitar diwariskan sehingga terjadi penimbunan variasi.

    5.Teori evolusi Erasmus Darwin (1731-1802) Erasmus Darwin merupakan tokoh berkebangsaan Inggris yang membantah teori tentang Lamarck dalam bukunya yang berjudul Zoonamia. Dalam teorinya, ia mengemukakan tentang yang terjadi karena bagian fungsional terhadap rangsangan yangdiwariskan.

    6.Teori pemulihan George Cuvier (1769-1832) Cuvier tidak memberikan kontribusi tentangnya. Hanya saja, Cuvier mendukung teori Catatropism yang menyatakan bahwa perencanaan hidup setiap strata tidak ada hubungan kekerabatan,karena setiap strata terbentuk akibat bencana alam seperti banjir,gempa bumi, atau kemarau panjang. Jika strata lenyap oleh bencana,akan muncul strata baru dengan hidup baru yang berpindah dari daerah lain.Dari fosil hasil temuannya, Cuvier dapat menemukan makhluk hidup di lapisan bumi paling atas akan sangat berbeda dengan makhluk hidup di lapisan bumi terbawah.

    7. Teori pemulihan Sir Charles Lyell (1797-1875) Lyell merupakan penelitian dari Skotlandia yang mengemuka-kan pendapatnya tentang pembahasan dalam bukunya Prinsip – prinsip Geologi. Ia menyatakan bahwa permukaan bumi terbentuk melalui proses bertahap dalam jangka waktu yang lama.

    8.Teori pemulihan Jean Baptise de Lamarck (1744-1892) Teori pembaharuan Lamarck menjelaskan bahwasanya per-kembangan hidup merupakan tingkat perkembangan kehidupan, sedangkan manusia berada pada puncak perkembangan tersebut.Dalam artian, tidak akan ada lagi koleksi hidup yang akan muncul dan tergantung di koleksi lebih tinggi pada masa yang akan datang.Dalam bukunya yang berjudul Philosopic, Lamarck mengemukakan pendapatnya tentang menyetujui yang terdiri atas 3 poin, yaitu:

    a. Lingkungan memiliki kepentingan pada ciri dan sifat yangdiwariskan melalui proses adaptasi Lingkungan.
    b. Ciri dan sifat yang terbentuk akan diwariskan ke keturunannya.
    c. Organ yang sering digunakan akan tumbuh besar, dan ogan yang jarang digunakan akan berkurang penyusutan / pendek. Contoh yang diberi lamarck yaitu jerapah. Menurutnya, pendek leher jerapah pendek. Namun, karena makanan jerapah terdiri dari daun-daun yang memerlukan tinggi, jerapah berusaha menjangkaunya. Terkait lama kelamaan, sebagai proses adaptasi leher jerapah akan memperbesar pemanjangan.Teori Lamarck ditentang oleh Erasmus. Erasmus beranggapan bahwa leher jerapah ada yang pendek dan ada juga yang panjang.

    9.Teori pemulihan Charles Robert Darwin (1809-1882) Sebagai bapak evolusi, tentu saja nama Charles Darwin sudah tidak asing lagi. Sebelum membahasnya mengenai teori revisi di- publikasi Darwin terlebih dahulu telah melakukan pelayaran kekepulauan Galapagos dan mengobservasi berbagai jenis burung Finch yang memiliki berbagai macam bentuk. Ternyata, perbedaan morfologi ini menunjukkan adanya hubungan kekerabatan dengan burung-burung yang ada di Amerika Serikat.Teori evolusi, Darwin mengaitkan hasil penelitiannya dengan pendapat Thomas Robert Malthus dan teori Alfred Alfredsel Wallace yang telah disetujui pada poin sebelumnya. Thomas Robert Malthus menerjemahkan dalam bukunya yang berjudul “Sebuah Esai dari Prinsip Kependudukan” bahwasanya jumlah peningkatan populasi lebih cepat dari peningkatan produksi pangan. Bagaimana mem- pertahankan hidup yang berkelanjutan? Sementara sifat yang tidak mendukung akan hilang. Hal ini, arti penting dari kehidupan yang dapat diselesaikan akan berhasil dan berhasil dalam seleksi alam .Berikut ini ide-ide Darwin berdasarkan hasil pengamatan yang diajukan pada pemilihan kedua tokoh tersebut :

    a. Tidak ada individu yang sama. Antara satu individu dengan individu yang lain memiliki perbedaan dalam satu yang sama danyang berbeda.
    b. Setiap populasi akan meningkat, karena memiliki kemampuan bereproduksi.
    c.Populasi tidak akan terus bertambah, ada faktor pembatas yang mengontrol kenaikan jumlah makanan dan predasi.
    d. Jumlah individu baru yang lahir lebih banyak daripada individu yang dapat bertahan hidup.
    e. Persaingan antar individu muncul dalam mendapatkan makanan dalam upaya bertahan hidup.
    f. Adanya seleksi alam berhasil individu harus dapat berdaptasi dengan Lingkungannya. Individu yang lolos seleksi akan dapat bertahan hidup dan mewariskan sifat-sifatnya pada kemenangan- Nya.

    Dalam bukunya yang berjudul Asal Usul Spesies dengan Cara Seleksi Alam, Darwin membantah teori yang membantah Lamarck yang mengemukakan faktor yang meningkatkan perkembangan menuju arahyang lebih komplek dari lingkungan dan akan diwariskan pada generasi-nya.Dalam bukunya ini, Darwin mengemukakan dua hal penting dalam teori mendukung, yaitu:

    a. Spesies-spesies yang hidup sekarang dari nenek moyangnya yang hidup dari masa lalu dan tetap memiliki perbedaan dari keturunan yang sama.
    b. Perkembangan spesies berdasarkan seleksi alam dan variasi antar populasi. Contoh yang dikemukakan Darwin masih Terpilih dengan fenomena jerapah Lamarck. Sudut pandang Darwin menjelaskan tentang pada awalnya jerapah berleher pendek, di-tambah jerapah memiliki variasi leher pendek dan panjang. Variasi kedua dari jerapahharus berkompetisi untuk mendapatkan makanan yaitu dedaunan yangcocok tinggi. Jerapah yang pendek kalah dalam berkompetisi sehingga tidak lolos seleksi alam yang pada akhirnya punah. Melampaui, yang bertahap hidup dan melewati seleksi alam adalah jerapah leher panjang.

    Teori evolusi Darwin pada prinsipnya menjelaskan tentang perubahan pada semua makhluk hidup akan terus terjadi berangsur-angsur sesuai dengan perkembangannya dari generasi ke generasi yang mengarah pada perkembangan –nya spesies baru, sementara yang tidak mampu mengubah akan mati dan punah.

    a. Alfred Alfredsel Wallace (1923-1913) Alfred mengembangkan teori yang Populer dengan Charles Darwin. Alfred mengadakan pengamatan tentang keberadaan pen-yebaran flora dan fauna di wilayah oriental yaitu Sumatera, Jawa, dan Kalimantan yang sepertinya memiliki banyak perhatian dengan florafauna di Australia, Sulawesi, dan Maluku sebagai wilayah perpindahan.
    b.Teori pemulihan August Weismann (1934-1914) Agustus menyatakan bahwa sel-sel tidak boleh diubah oleh Lingkungan dalam penurunannya, disetujui berdasar prinsip genetika.Untuk membuktikan teorinya, Agustus melakukan percobaan pada dua ekor tikus. Kedua tikus dipotong ekornya kemudian dikawinkan. Hasil yang diperoleh generasi berikutnya tikus ini masih be rekor hingga generasi ke-21.

    Dari berbagai pendapat para pakar yang disetujui di atas, kini telah muncul teori yang disetujui yang dikenal sebagai teori sintetik. Teori sintetik ini merupakan teori modern yang dikembangkan dari gabungan teori yang dikembangkan oleh Lamarck, Darwin, dan hukum pewarisan Mendel yang menjelaskan tentang fakta yang terjadi terkait faktor perubahan frekuensi dari generasi ke generasi berikutnya dengan faktor tambahan yang mengandung mutasi. Teori sintetik ini menggunakan bidang ilmu paleografi, biologi molekuler, biokimia, biostatistik, dan ilmu lain yang belum ada pada zaman sebelumnya.

    Alasan Memilih Materi Perkembangan Teori Evolusi

    Penulis memilih materi ini karena materi ini menjadi materi yang menarik untuk dikaji. Selain itu, materi ini menjadi pembuktian terkait adanya evolusi pada makhluk hidup, menjadikan pembelajaran didalamnya menjadi lebih hidup dan membuka pemikiran yang sempit terkait teori evolusi yang telah dipelajari sebelumnya. Menurut penulis materi tentang Perkembangan Teori Evolusi juga menjadi hal yang harus dipelajari pada awal pembelajaran evolusi bersamaan dengan materi bentuk dan petunjuk evolusi yang ada, agar pemahaman terkait evolusi pada pelajar dapat ditingkatkan.

    Kendala yang dialami dan Upaya yang dilakukan

    Dalam pembelajaran evolusi yang cukup abstrak dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, penulis merasakan masih banyak mengalami kendala, terutama memilih bahan bacaan yang valid dan menarik mengenai evolusi. Selain itu, faktor internal penulis terkait tingkat pemahaman yang masih rendah terhadap materi sejarah evolusi karena masih berorientasi pada hapalan dan belum menemukan metode belajar yang tepat untuk materi tersebut, sehingga pemahaman terkait materi Perkembangan Teori Evolusi juga menjadi sedikit bias. Hal ini akan terus penulis cari solusinya. Sejauh ini penulis hanya meningkatkan literasi terhadap bahan bacaan yang representatif dengan materi evolusi. Penulis juga mencoba mencari video – video pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman penulis terhadap materi evolusi.

    Saran Terhadap Metode Ataupun Pendekatan yang Cocok dengan Materi Evolusi
    Mata pelajaran evolusi yang merupakan cabang ilmu biologi ini berperan penting dalam menjelaskan asal usul kehidupan dan hubungan antara makhluk hidup dengan macam kehidupan lain sehingga dapat berguna untuk pemahaman masa depan. Melalui cabang ilmu pembelajaran ini juga dapat membantu membangun konsep tentang sejarah adanya populasi dan komunikasi antar manusia. Namun dalam pembelajarannya, materi evolusi dianggap sebagai salah satu materi yang sulit di tingkat SMA hal ini karena sifatnya yang abstrak dan memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Sehingga diperlukan suatu metode ajar yang tepat dalam pembelajarannya.
    Penanganan terhadap kesulitan belajar yang timbul dalam pembelajaran evolusi di SMA adalah dengan penggunaan metode pembelajaran yang tepat. Salah satu metode pembelajaran yang telah dibuktikan dengan penelitian dan memiliki hasil yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran evolusi yaitu dengan metode discovery learning. Dalam metode pembelajaran discovey learning siswa akan lebih aktif dalam memecahkan masalah untuk menemukan solusi dengan guru sebagai pemberi petunjuk terhadap permasalahan tersebut, sehingga pada akhir pembelajaran guru harus memberikan simpulan dari kegiatan yang dilakukan agar tidak terjadi miskonsepsi.

    Solusi Untuk Memudahkan Pemahaman Terkait Materi Evolusi

    Materi evolusi merupakan materi yang bersifat abstrak, sehingga untuk memudahkan pemahaman dibutuhkan adanya bentuk nyata atau sesuatu yang dapat dianalogikan dengan materi yang sedang dipelajari. Seperti adanya apersepsi awal dengan adanya bentuk dan petnjuk terkait ilmu evolusi. Contoh lain terhadap materi ini juga adalah dengan melakukan kunjunga museum untuk melihat secara langsung bukti-bukti evolusi dan kehidupan manusia purba pada ber abad abad yang lalu. Selain itu pemberian tugas mengenai benuk-bentuk evolusi di sekitar juga bisa diterapkan, tujuannya agar terciptanya pikiran kritis pada individu pelajar sehingga pengetahuan yang didapat akan lebih mudah dipahami dan membekas dalam ingatan pelajar.

    Kesimpulan yang Dapat Dipetik dari Mempelajari Materi Bukti dan Petunjuk Evolusi

    Berdasarkan tulisan yang telah dibuat, dapat disimpulkan bahwa materi evolusi merupakan materi yang abstrak dan komperhensif, namun sangat penting dipelajari untuk menambah wawasan terkait asal usul kehidupan dan hubungan antara makhluk hidup dengan macam kehidupan lain sehingga dapat berguna untuk pemahaman masa depan. Melalui cabang ilmu pembelajaran ini juga dapat membantu membangun konsep tentang sejarah adanya populasi dan komunikasi antar manusia. Dalam materi ini, kita mempelajari adanya perkembangan evolusi yang membuat kita tahu bahwa memang makhluk hidup terus mengalami evolusi dan terdapat perbedaan pada kehidupan masa lalu hingga saat ini. Hal ini tentunya membuat kita berpikir apakah kehidupan di masa depan akan sama dengan kehidupan kita saat ini? dengan adanya evolusi tentu kehidupan masa depan tidak akan sama, akan ada perubahan yang terjadi terutama pada gaya hidup yang mugkin akan memengaruhi evolusi makhluk hidup terutama manusia.

Media

Group logo of Evolusi
Evolusi
Public Group