{"id":450,"date":"2023-12-01T20:10:45","date_gmt":"2023-12-01T13:10:45","guid":{"rendered":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/"},"modified":"2023-12-01T20:10:45","modified_gmt":"2023-12-01T13:10:45","slug":"telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/","title":{"rendered":"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik"},"content":{"rendered":"<p>NAMA : ARSYA PUTRI NURSYADA<\/p>\n<p>NIM : 2224220041<\/p>\n<p>KELAS : 3A<\/p>\n<p><strong>JURNAL 1<\/strong><\/p>\n<p>Judul jurnal : Pemanfaatan ekosistem hutan mangrove sebagai habitat untuk biota laut<\/p>\n<p>Penulis : Enni Halimatusa\u2019diyah, Syahro Raihan Tika, Rizki Putri Ananda, Nur Afifah Suwanda, Aldi Suhendra, Ika Julpia, May Sarah Tanjung, City Qurnia Sari Pohan, Sarah Hulu, Putri Fatmaya, dan Pooja Hujaibah<\/p>\n<p>Nama jurnal : JURNAL BIOSENSE<\/p>\n<p>Tahun, halaman : 2022, 131-143<\/p>\n<p>URL : <a href=\"https:\/\/ejournal.unibabwi.ac.id\/index.php\/BIOSENSE\/article\/view\/2345\/1503\">https:\/\/ejournal.unibabwi.ac.id\/index.php\/BIOSENSE\/article\/view\/2345\/1503<\/a><\/p>\n<ol>\n<li><strong>JUDUL<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Judul dari jurnal tersebut merupakan judul yang sangat jelas dan tidak ambigu. Melalui judul tersebut sudah diberikan bayangan menganai pembahasan dari penelitian yang akan dilakukan. Namun pada judul belum dimuat maupun ditulis mengenai tahun ataupun lokasi dari penelitian tersebut.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>PENDAHULUAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Melalui pendahuluan, peneliti menyampaikan ataupun membahas mengenai teori-teori yang relevan dengan penelitian yang berasal dari sumber-sumber yang jelas dan terpercaya sehingga memundahkan untuk memberi pemahaman awal kepada para pembaca. Teori-teori tersebut pun sangat jelas dan detail, yaitu membahas mengenai pengertian umum hitan Mangrove dan habitat dari beberapa biota laut. Namun peneliti belum mencantumkan atau menuliskan mengenai mengapa masalah tersebut perlu diteliti.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>TUJUAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Pada jurnal ini, tujuan dari peneliti yaitu untuk enganalisis\u00a0 secara\u00a0 terkait\u00a0 pemanfaatan\u00a0 ekosistem\u00a0 hutan mangrove\u00a0 sebagai\u00a0 habitat\u00a0 untuk\u00a0 biota\u00a0 laut.\u00a0 Pada\u00a0 penelitian\u00a0 hanya\u00a0 dilakukan\u00a0 melalui kajian kepustakaan sebagai batasan peneliti<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>METODE PENELITIAN <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Peneliti melakukan penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan kajian pustaka. Dimana peneliti ini mengkaji beberapa sumber yang relevan seperti skripsi, jundal berindeks sinta dan lain sebaginya berdasarkan judul yang telah dirumuskan oleh penulis untuk menabahkan ilmu pengetahuan.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong>HASIL DAN PEMBAHASAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Pada hasil dan pembahasan peneliti mencantumkan pemanfaatan ekosistem hutan mangrove, sebagai berikut :<\/p>\n<ul>\n<li>Organisme laut yang menempati ekosistem hutan mangrove adalah crustacea dan molusca gastropoda merupakan contoh daro molusca, sedangkan brachyura contoh dari crustacea<\/li>\n<li>Biota laut\u00a0\u00a0\u00a0 yang\u00a0\u00a0\u00a0 menjadi sorotan\u00a0 disini\u00a0 adalah\u00a0 spesies kepiting.\u00a0\u00a0 Berdasarkan\u00a0\u00a0 studi lapangan\u00a0 di\u00a0 hutan\u00a0 mangrove cilacap ditemukan 12 spesies kepitin\u00a0 dari\u00a0 3\u00a0 \u00a0 Famli i tersebut\u00a0\u00a0 diantaranya\u00a0\u00a0 adalah Portunidae,\u00a0\u00a0 Grapsidae,\u00a0\u00a0 dan Ocypodidae.<\/li>\n<li><\/li>\n<\/ul>\n<p>Pada pembhasan diatas tersebut peneliti memproses konservasi hutan mangrove dibeberapa sumber terpercaya dan didapatkan manfaat-manfaat dari hutan mangrove seperti didalam tabel. Menurut peneliti Adapun\u00a0 fungsi\u00a0 lain\u00a0 dari\u00a0 mangrove\u00a0 ini\u00a0 adalah\u00a0 untuk\u00a0 tempat\u00a0 mencari\u00a0 makan, perlindungan\u00a0 dari\u00a0 predator,\u00a0 pemijahan,\u00a0 tempat\u00a0 bertelur,\u00a0 dan\u00a0 lain\u00a0 sebagainya.\u00a0 Pada pulau\u00a0 pramuka\u00a0 terdapat\u00a0 beberapa\u00a0 biota\u00a0 aquatic\u00a0 seperti\u00a0 Gastropoda,\u00a0 Molusca,\u00a0 dan Rhizophora.\u00a0\u00a0 Pada\u00a0\u00a0 jenis\u00a0\u00a0 Gastropoda\u00a0\u00a0 lebih\u00a0\u00a0 banyak\u00a0\u00a0 ditemukan Littorinidae dan Potamididae. Selain itu juga ditemukan berbagai macam biota aquatic lainnya seperti udang, udangan,\u00a0 juvenile\u00a0 kan,\u00a0 dan\u00a0 ikan\u00a0 cendro. Ada\u00a0 berbagai macam\u00a0 biota\u00a0 laut\u00a0 yang\u00a0 menjadi\u00a0 fokus\u00a0 penelitian.\u00a0 Biota-biota\u00a0 laut\u00a0 tentu\u00a0 memerlukan rumah\u00a0 atau\u00a0 yang\u00a0 bisa\u00a0 disebut\u00a0 dengan\u00a0 habitat\u00a0 untuk\u00a0 melangsungkan\u00a0 kelangsungan hidup,\u00a0 seperti\u00a0 tempat\u00a0 perlindungan,\u00a0 bertelur,\u00a0 dan\u00a0 lain\u00a0 sebagainya.\u00a0 Hutan\u00a0 mangrove cocok sebagai habitat biota laut.<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><strong>PEMBAHASAN TEMUAN HASIL PENELITIAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Kelebihan : jurnal ini sudah sangat baik yang dimana terdapat variable-variabel yang dianggap penting untuk menggambarkan secara terperinci. Jumlah tabel sudah sangat memenuhi sistematika penulisan.<\/li>\n<li>Kekurangan : lebih memperhatikan tanda baca, simbol-simbol dan tidak adanya grafik ntuk memperlihatkan seberapa banyaknya pemanfaatan hutan mangrove pada biota-biota laut<\/li>\n<\/ul>\n<p>Referensi :<\/p>\n<p>Halimatusa\u2019diyah, E., Tika, S. R., Ananda, R. P., Suwanda, N. A., Suhendra, A., Julpia, I., Tanjung, M. S., Pohan, C. Q. S., Hulu, S., Fatmaya, P. & Hujaibah, P (2022) Pemanfaatan ekosistem hutan mangrove sebagai habitat untuk biota laut. <em>JURNAL BIOSENSE<\/em>, 5(2) : 131-143<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><strong>JURNAL 2<\/strong><\/p>\n<p>Judul jurnal : Struktur Komunitas Gastrpoda Pada Ekosistem Lamun Di Perairan Gangga Minahasa Utara<\/p>\n<p>Penulis : Gorga R. Sitanggang., Jety K. Rangan., Ruddy D., Moningkey., Jans D. J. Lalita, Joshian N. W. Schaduw<\/p>\n<p>Nama jurnal : JURNAL ILMIAH PLATAX<\/p>\n<p>Tahun, halaman : 2022, 304-313<\/p>\n<p>URL : <a href=\"https:\/\/ejournal.unsrat.ac.id\/index.php\/platax\/article\/download\/35937\/34117\">https:\/\/ejournal.unsrat.ac.id\/index.php\/platax\/article\/download\/35937\/34117<\/a><\/p>\n<ol>\n<li><strong>JUDUL JURNAL <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Judul jurnal yang akan saya telaah yaitu \u201cStruktur Komunitas Gastrpoda Pada Ekosistem Lamun Di Perairan Gangga Minahasa Utara\u201d Dari judul tersebut sudah sangat jelas dan tidak ambigu. Dari judul yang menulis ambil ruang lingkup yang lebih kecil agar lebih mudah saat meneliti, dari judul sudah baik karena penulis menyertakan lokasi yang akan diletili.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>PENDAHULUAN <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Melalui pendahuluan penulis menjelaskan secara umum tentang Gastropoda yang membahas teori-terosi yang relevan dengan penelitian yang berasal dari sumber-sumber yang jelas dan terpercaya sehingga memberikan pemahaman awal kepada para penbaca jurnal. Pada teori-teori tersebut pun sudah sangat jelas dandetail, yaitu membahas tentang Gastropoda secara umum, habitat dari Gastropoda, anatomi dari Gastropoda<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>TUJUAN <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Dari tujuan yang terlampir pada jurnal, tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis-jenis Gastropoda di Ekosistem lamun diperairan desa Gangga I, Kabupaten Minahasa Utara melalui kepadatan spesies, kepadatan relatif, keanekaragaman dan dominansi diperairan Ddesa Ganggga I kabupaten Minahasa Utara<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>METODE PENELITIAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Metode penelitian yang dipaparkan oleh penulis di dalam jurnal sudah sangat baik, karena pada jurnal tertera jelas lokasi dalam pengambilan sampe, penentuan titik lokasi penelitian, cara pengambilan sampel Gastropoda, analisis data, kepadatan spesies, indeks keanekaragaman hingga indeks dominasi Gastropoda.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong>HASIL DAN PEMBAHASAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Hasil dan pembahasan dari penelitian membahas mengenai hasil analisis kepadatan jenis gastropoda, diperoleh nilai kepadatan jenis pada masing-masing titik, yaitu pada titik 1 sebesar 1,67 ind\/m\u00b2, titik 2 sebesar 1,43 ind\/m\u00b2, dan titik 3 sebesar 1,20 ind\/m\u00b2, diagram kepadatan spesies T1,T2 dan T3 dapat dilihat pada Gambar 2. Berdasarkan hasil analisis kepadatan jenis, titik dengan nilai kepadatan tertinggi terdapat pada titik 1, sedangkan titik 3 memiliki nilai kepadatan terendah. Rendahnya kepadatan gastropoda pada ketiga titik diasumsikan dipengaruhi oleh faktor fisika kimia, aktivitas perikanan masyarakat sekitar dan substrat perairan yang kurang mendukung. Menurut Hawkes (1978), menyatakan bahwa sedimen dasar merupakan faktor yang berpengaruh langsung terhadap komposisi, distribusi, dan kelimpahan jenis, karena jenis substrat dasar erat hubungannya dengan kandungan oksigen dan ketersediaan nutrien yang terdukung di dalamnya.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kepadatan relatif<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Analisis terhadap kepadatan relatif pada titik I-III diperoleh nilai tertinggi pada spesies Nassarius albescens dengan nilai sebesar 0,17% sedangkan nilai terendah pada spesies Xenoturris millepunctata sebesar 0,02%. Diagram kepadatan relatif T1, T2 dan T3 dapat dilihat pada Gambar 3-5. Berdasarkan hasil nilai kepadatan relatif jenis dari seluruh titik pengamatan, spesies dengan nilai persentase tertinggi ada pada titik III, yaitu spesies Nassarius albescens dengan nilai sebesar 0,17% dan spesies dengan nilai persentase terendah ada pada titik I, yaitu spesies Xenoturris millepunctata dengan nilai sebesar 0,02%. Dengan ini dapat disimpulkan, bahwa kepadatan jenis maupun kepadatan relatif jenis sangat dipengaruhi oleh jenis substrat dan pengaruh lingkungan dari dalam maupun luar<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Indeks keanekaragaman <\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks keanekaragaman tertinggi dari ketiga titik terdapat pada titik I yaitu sebesar 3,25, sedangkan yang terendah terdapat pada titik III yaitu sebesar 2,44<\/p>\n<p>Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener memperlihatkan nilai yang bervariasi dari setiap titik pengamatan, yaitu dari keanekaragaman rendah (H\u2019< 2,0), sedang (2,0 < H\u2019 \u2264 3,0) dan tinggi (H\u2019 > 3,0). Nilai indeks keanekaragaman yang termasuk kriteria tinggi terdapat pada titik I sebesar 3,25, sedangkan nilai keanekaragaman yang termasuk kriteria sedang terdapat pada titik I dan II sebesar 2,78 dan 2,42. Keanekaragaman Gastropoda pada Ekosistem Lamun Desa Gangga I pada titik I cenderung tinggi, hal ini dipengaruhi oleh faktor fisika kimia dan substrat perairan yang mendukung. Meratanya jumlah individu untuk setiap spesies berhubungan dengan baiknya pola adaptasi masingmasing spesies, seperti tersedianya berbagai tipe substrat, makanan dan kondisi lingkungan.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Indeks dominasi<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Nilai indeks dominansi yang diperoleh dari analisis di Ekosistem lamun perairan desa Gangga, Kabupaten Minahasa Utara yaitu C = 0.09 sampai 0.12. Nilai tertinggi terdapat pada transek III sedangkan untuk nilai terendah terdapat pada transek I. Hasil yang diperoleh menggambarkan bahwa di ekosistem lamun perairan desa Gangga, Kabupaten Minahasa Utara memiliki nilai indeks dominansi di bawah 0,5 berarti tidak terdapat jenis tertentu yang dominan. Diagram indeks dominansi dapat dilihat pada Gambar 7.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Kondisi lingkungan perairan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Perairan desa Gangga I, Kabupaten Minahasa Utara adalah daerah perairan landai yang memiliki ekosistem lamun cukup luas dengan substrat berpasir. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan terhadap faktor-faktor fisika dan dengan menggunakan alat ukur Salino Refraktometer, Termometer, dan kertas pH.<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><strong>PEMBAHASAN TEMUAN HASIL PENELITIAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Kelebihan : jurnal ini sudah sangat baik yang dimana terdapat variable-variabel yang dianggap penting untuk menggambarkan secara terperinci. Jumlah tabel sudah sangat memenuhi sistematika penulisan serta mengkombinasikan antara grafik dan tabel.<\/li>\n<li>Kekurangan : lebih memperhatikan tanda baca dan simbol-simbol<\/li>\n<\/ul>\n<p>Referensi :<\/p>\n<p>Sitangggung, G. R., Rangan, J. K., Moningkey,R. D., Lalita, J. D. J., Joshian, N. & Schaduw (2021) Struktur Komunitas Gastrpoda Pada Ekosistem Lamun Di Perairan Gangga Minahasa Utara. <em>JURNAL ILMIAH PLATAX,<\/em> 9(2) : 304-313<\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n<p><strong>JURNAL 3<\/strong><\/p>\n<p>Judul jurnal :Gastropoda di Perairan Budidaya Rumput Laut (Eucheuma sp) Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang<\/p>\n<p>Penulis : Rahmatullah Djunaid & Henny Setiawati<\/p>\n<p>Nama jurnal : Jurnal Bionature<\/p>\n<p>Tahun, halaman : 2018, 35-45<\/p>\n<p>URL : <a href=\"https:\/\/ojs.unm.ac.id\/bionature\/article\/view\/5528\/5770\">https:\/\/ojs.unm.ac.id\/bionature\/article\/view\/5528\/5770<\/a><\/p>\n<ol>\n<li><strong>JUDUL <\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Judul yang digunakan oleh peneliti sudah sangat jelas dan tidak ambigu. Melalui judul sudah diberikan gambaran mengenai pembahasan dari peneliti yang dilakukan. Dan sudah tertera pula lokasi yang akan diteliti<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>PENDAHULUAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Pada pendahuluan, peneliti menyampaikan ataupun membahas mengenai teori-teori umu yang relevan dengan penelitian yang berasal dari sumber-sumber yang jelas dan dapat diyakini kebenarannya sehingga memeberikan pemahaman awal kpada para pembaca. Teori-teori tersebut pun sangat jelas dan terperinci, yaitu membahas mengenai kelompok-kelompok hewan akuatik, kondisi rumput laut yang hidup diperairan yang terdapat Gastropoda, faktor lingkungan dan koponen biotik dan abiotik.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>TUJUAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Pada jurnal ini, peneliti tidak menuliskan tujuan dari pengamatan yang dilakukan sehingga tidak jelas apa yang akan dicapai dalam pengamatan ini.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>METODE PENELITIAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Peneliti membagikan beberapa step dalam metode penelitian, sebagai berikut :<\/p>\n<ul>\n<li>Jenis penelitian<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan purposive sampling dengan teknik jelajah bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis Gastropoda yang hidup bersama di lokasi perairan budidaya rumput laut (Eucheuma sp) kemudian dideskripsikan.<\/p>\n<ul>\n<li>Waktu dan lokasi penelitian<\/li>\n<\/ul>\n<p>Penelitian ini dilaksanakanpada tanggal 20 Februari \u2013 21 Maret 2019. Lokasi penelitian berada di perairan budidaya rumput laut di Dusun Sabbamparu Desa Tasiwalie Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang.<\/p>\n<ul>\n<li>Populasi dan sampel<\/li>\n<\/ul>\n<p>Populasi adalah seluruh jenis Gastropoda yang hidup bersama di lokasi perairan budidaya rumput laut yang ada di Desa Tasiwalie Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang dan sampel adalah jenis-jenis Gastrpoda yang berhasil ditemukan di lokasi perairan budidaya rumput laut di Desa Tasiwalie Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong>HASIL DAN PEMBAHASAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Kondisi abiotik sangat berpengaruh terhadap kelangsungan hidup spesies yang ada di lokasi perairan budidaya rumput laut Desa Tasiwalie.Secara umum, parameter lingkungan di kawasan perairan budidaya rumput laut Desa Tasiwalie berada pada kondisi normal.<\/p>\n<p>Sampel yang berhasil ditemukan pada keseluruhan titik yaitu titik A, B, C dan D sebanyak 312 sampel Gastropoda dengan 9 spesies yaitu Telecospium telecospium (Keong bakau), Cerithidea cingulata (Siput sedut), Terebralia sulcata (Siput laut), Terebralia palustris (Siput laut), Faunus ater (Siput hitam), Rhinoclavis vertagus (Siput bor), Strombus microurceus (Kaloloy ubun), Nerita insculpta (Siput nerita) dan Monodonta labio (Siput monodonta). Jenis Gastropoda yang ditemukan tersebar di empat titik pengambilan sampel<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><strong>PEMBAHASAN TEMUAN HASIL PENELITIAN<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Kelebihan : jurnal ini sudah sangat baik yang dimana munculka variabel-variabel yang dianggap penting. Jumlah tabel yang memenuhi sistemakika penulisan. Bentuk tabel terbuka dengan kepala tabel dan penjelasan tabel yang jelas. Menjelaskan secara padat dan kongkret mengenai spesies Gastropoda yang terdapat pada rumput laut<\/li>\n<li>Kekurangan : kekurangan dari jurnal ini yaitu tidak menuliskan tujuan dari penelitian yang dilakukan dan lebih diperhatikan kembali untuk tanda bacanya.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Referensi :<\/p>\n<p>Djunaid, R. & Setiawati, H. (2018) Gastropoda di Perairan Budidaya Rumput Laut (Eucheuma sp) Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang. <em>Jurnal Bionature<\/em>, 19(1) : 35-45<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NAMA : ARSYA PUTRI NURSYADA NIM : 2224220041 KELAS : 3A JURNAL 1 Judul jurnal : Pemanfaatan ekosistem hutan mangrove sebagai habitat untuk biota laut Penulis : Enni Halimatusa\u2019diyah, Syahro Raihan Tika, Rizki Putri Ananda, Nur Afifah Suwanda, Aldi Suhendra, Ika Julpia, May Sarah Tanjung, City Qurnia Sari Pohan, Sarah Hulu, Putri Fatmaya, dan Pooja &hellip; <a href=\"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/\" class=\"more-link\">Continue reading<span class=\"screen-reader-text\"> &#8220;telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik&#8221;<\/span><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":113,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[43],"tags":[],"class_list":["post-450","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tugas-kuliah"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.5 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik - Community<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik - Community\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"NAMA : ARSYA PUTRI NURSYADA NIM : 2224220041 KELAS : 3A JURNAL 1 Judul jurnal : Pemanfaatan ekosistem hutan mangrove sebagai habitat untuk biota laut Penulis : Enni Halimatusa\u2019diyah, Syahro Raihan Tika, Rizki Putri Ananda, Nur Afifah Suwanda, Aldi Suhendra, Ika Julpia, May Sarah Tanjung, City Qurnia Sari Pohan, Sarah Hulu, Putri Fatmaya, dan Pooja &hellip; Continue reading &quot;telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik&quot;\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Community\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/profile.php?id=100092701244024\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-12-01T13:10:45+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Arsya putri nursyada\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@upskills_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@upskills_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Arsya putri nursyada\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"9 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Arsya putri nursyada\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ecb24cc5d8714da18f7ebc00efc32d13\"},\"headline\":\"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik\",\"datePublished\":\"2023-12-01T13:10:45+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/\"},\"wordCount\":1772,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Tugas Kuliah\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/\",\"name\":\"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik - Community\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-12-01T13:10:45+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/\",\"name\":\"Community\",\"description\":\"Upskills.id\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#organization\",\"name\":\"Upskills.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/Upskills.id_.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/06\\\/Upskills.id_.jpg\",\"width\":250,\"height\":250,\"caption\":\"Upskills.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/profile.php?id=100092701244024\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/upskills_id\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/upskills-id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/ecb24cc5d8714da18f7ebc00efc32d13\",\"name\":\"Arsya putri nursyada\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/wp-content\\\/plugins\\\/buddypress\\\/bp-core\\\/images\\\/mystery-man.jpg\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/wp-content\\\/plugins\\\/buddypress\\\/bp-core\\\/images\\\/mystery-man.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/wp-content\\\/plugins\\\/buddypress\\\/bp-core\\\/images\\\/mystery-man.jpg\",\"caption\":\"Arsya putri nursyada\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/community\\\/members\\\/arsyaputrinursyada\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik - Community","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik - Community","og_description":"NAMA : ARSYA PUTRI NURSYADA NIM : 2224220041 KELAS : 3A JURNAL 1 Judul jurnal : Pemanfaatan ekosistem hutan mangrove sebagai habitat untuk biota laut Penulis : Enni Halimatusa\u2019diyah, Syahro Raihan Tika, Rizki Putri Ananda, Nur Afifah Suwanda, Aldi Suhendra, Ika Julpia, May Sarah Tanjung, City Qurnia Sari Pohan, Sarah Hulu, Putri Fatmaya, dan Pooja &hellip; Continue reading \"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik\"","og_url":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/","og_site_name":"Community","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/profile.php?id=100092701244024","article_published_time":"2023-12-01T13:10:45+00:00","author":"Arsya putri nursyada","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@upskills_id","twitter_site":"@upskills_id","twitter_misc":{"Written by":"Arsya putri nursyada","Est. reading time":"9 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/"},"author":{"name":"Arsya putri nursyada","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#\/schema\/person\/ecb24cc5d8714da18f7ebc00efc32d13"},"headline":"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik","datePublished":"2023-12-01T13:10:45+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/"},"wordCount":1772,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#organization"},"articleSection":["Tugas Kuliah"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/","url":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/","name":"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik - Community","isPartOf":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#website"},"datePublished":"2023-12-01T13:10:45+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/telaah-artikel-jurnal-tentang-jaring-makanan-food-web-di-ekosistem-akuatik-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/upskills.id\/community\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"telaah artikel jurnal tentang jaring makanan (food web) di ekosistem akuatik"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#website","url":"https:\/\/upskills.id\/community\/","name":"Community","description":"Upskills.id","publisher":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/upskills.id\/community\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#organization","name":"Upskills.id","url":"https:\/\/upskills.id\/community\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Upskills.id_.jpg","contentUrl":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Upskills.id_.jpg","width":250,"height":250,"caption":"Upskills.id"},"image":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/profile.php?id=100092701244024","https:\/\/x.com\/upskills_id","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/upskills-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/#\/schema\/person\/ecb24cc5d8714da18f7ebc00efc32d13","name":"Arsya putri nursyada","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-content\/plugins\/buddypress\/bp-core\/images\/mystery-man.jpg","url":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-content\/plugins\/buddypress\/bp-core\/images\/mystery-man.jpg","contentUrl":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-content\/plugins\/buddypress\/bp-core\/images\/mystery-man.jpg","caption":"Arsya putri nursyada"},"url":"https:\/\/upskills.id\/community\/members\/arsyaputrinursyada\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/450","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/users\/113"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=450"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/450\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=450"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=450"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/community\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=450"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}