{"id":604,"date":"2023-10-01T06:00:29","date_gmt":"2023-09-30T23:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/upskills.id\/insights\/?p=604"},"modified":"2023-12-09T08:59:33","modified_gmt":"2023-12-09T01:59:33","slug":"metodologi-dmaic-dalam-six-sigma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/","title":{"rendered":"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif, meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk atau layanan adalah kunci kesuksesan. Salah satu metode yang paling banyak diakui dan digunakan secara luas dalam upaya untuk mencapai tujuan ini adalah Six Sigma. Six Sigma adalah pendekatan pengelolaan kualitas yang terkenal karena fokusnya pada pengurangan variabilitas dan penghapusan cacat dalam proses bisnis. Metodologi DMAIC adalah salah satu pendekatan yang digunakan dalam Six Sigma untuk memperbaiki proses bisnis yang ada. Mari kita memahami lebih dalam tentang konsep DMAIC.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Define (Tentukan)<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah pertama dalam metodologi DMAIC adalah mendefinisikan dengan jelas masalah atau tujuan perbaikan. Pada tahap ini, tim proyek harus memahami masalah secara mendalam, mengidentifikasi persyaratan pelanggan, dan menetapkan tujuan proyek. Dalam konteks DMAIC, definisi yang jelas membantu mengarahkan upaya perbaikan ke arah yang benar.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Referensi: Menurut buku &#8220;Implementing Six Sigma&#8221; oleh Forrest W. Breyfogle III, pendekatan terstruktur untuk mendefinisikan masalah adalah kunci keberhasilan dalam tahap ini.<\/em><\/p>\n\n\n\n<script async src=\"https:\/\/pagead2.googlesyndication.com\/pagead\/js\/adsbygoogle.js?client=ca-pub-1574023299924209\"\n     crossorigin=\"anonymous\"><\/script>\n<ins class=\"adsbygoogle\"\n     style=\"display:block; text-align:center;\"\n     data-ad-layout=\"in-article\"\n     data-ad-format=\"fluid\"\n     data-ad-client=\"ca-pub-1574023299924209\"\n     data-ad-slot=\"4749560571\"><\/ins>\n<script>\n     (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});\n<\/script>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>2. Measure (Ukur)<\/p>\n\n\n\n<p>Langkah berikutnya melibatkan pengukuran variabilitas dalam proses yang sedang dipelajari. Pengumpulan data yang akurat dan relevan penting untuk memahami sejauh mana variabilitas dalam proses tersebut. Teknik statistik digunakan untuk menganalisis data dan mengidentifikasi pola variabilitas. Pengukuran yang baik memberikan dasar yang kuat untuk analisis yang mendalam.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Referensi: Metode pengukuran yang dijelaskan dalam &#8220;Statistical Methods for Quality Improvement&#8221; oleh Hitoshi Kume dan Seiichi Higuchi adalah salah satu referensi terpercaya dalam konteks pengukuran dalam Six Sigma.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>3. Analyze (Analisis)<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah pengukuran, langkah selanjutnya adalah analisis data. Pada tahap ini, tim proyek menggunakan berbagai alat statistik dan teknik analisis data untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah. Analisis mendalam membantu dalam memahami hubungan antara variabel-variabel dalam proses dan dampaknya terhadap hasil. Analisis ini penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang perlu diperbaiki.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Referensi: &#8220;Data Science for Business&#8221; oleh Foster Provost dan Tom Fawcett memberikan wawasan mendalam tentang teknik analisis data yang relevan dalam konteks analisis DMAIC.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>4. Improve (Perbaiki)<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah akar penyebab masalah diidentifikasi, langkah berikutnya adalah mengembangkan solusi untuk memperbaiki proses. Pada tahap ini, tim proyek menguji berbagai solusi melalui eksperimen kecil untuk melihat mana yang paling efektif. Perbaikan yang diusulkan kemudian diterapkan secara bertahap dalam proses. Langkah ini melibatkan perubahan yang terkontrol untuk memastikan bahwa proses tidak terganggu secara keseluruhan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Referensi: &#8220;The Lean Six Sigma Pocket Toolbook&#8221; oleh Michael L. George, John Maxey, dan David Rowlands memberikan panduan praktis tentang bagaimana menerapkan perbaikan dalam konteks DMAIC.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>5. Control (Kendalikan)<\/p>\n\n\n\n<p>Tahap terakhir dalam metodologi DMAIC adalah mengendalikan perubahan yang telah diterapkan. Pengendalian melibatkan pemantauan terus-menerus terhadap proses untuk memastikan bahwa perubahan tetap berjalan dengan baik. Pengukuran dilakukan secara teratur untuk memastikan bahwa proses tetap dalam batas kendali yang telah ditetapkan. Pengendalian yang efektif memastikan bahwa hasil perbaikan tetap berkelanjutan seiring waktu.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Referensi: Standar pengendalian proses dan metode pengukuran performa dalam Six Sigma didefinisikan dalam &#8220;The Certified Six Sigma Black Belt Handbook&#8221; oleh T. M. Kubiak dan Donald W. Benbow.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Kesimpulan<\/p>\n\n\n\n<p>DMAIC adalah alat yang sangat efektif dalam upaya perbaikan proses. Dengan fokus pada definisi yang jelas, pengukuran akurat, analisis mendalam, perbaikan yang terkontrol, dan pengendalian yang berkelanjutan, DMAIC memberikan kerangka kerja yang kuat untuk mencapai hasil yang diinginkan dalam upaya meningkatkan kualitas dan efisiensi operasional.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Referensi dan Standar: Seluruh metodologi DMAIC didasarkan pada prinsip-prinsip Six Sigma yang pertama kali diperkenalkan oleh Motorola pada tahun 1986. Referensi dan standar Six Sigma dapat ditemukan dalam publikasi resmi dari organisasi seperti American Society for Quality (ASQ) dan Institute of Industrial and Systems Engineers (IISE).<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia bisnis yang sangat kompetitif, meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk atau layanan adalah kunci kesuksesan. Salah satu metode yang paling banyak diakui dan digunakan secara luas dalam upaya untuk mencapai tujuan ini adalah Six Sigma. Six Sigma adalah pendekatan pengelolaan kualitas yang terkenal karena fokusnya pada pengurangan variabilitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":619,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_daextrevo_audio_file_creation_date":"","_daextrevo_text_to_speech":"","_daextrevo_document_type":"","footnotes":""},"categories":[4,8,9],"tags":[139,138],"class_list":["post-604","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-business","category-education-news","category-engineering-and-technical-skills","tag-dmaic","tag-six-sigma"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Metodologi DMAIC dalam Six Sigma - Insights<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk dan layanan dengan Six Sigma! Gunakan metodologi DMAIC untuk mendefinisikan masalah dan tujuan proyek. Memahami konsep Six Sigma dengan Implementing Six Sigma.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma - Insights\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk dan layanan dengan Six Sigma! Gunakan metodologi DMAIC untuk mendefinisikan masalah dan tujuan proyek. Memahami konsep Six Sigma dengan Implementing Six Sigma.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Insights\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/web.facebook.com\/profile.php?id=100092701244024\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-30T23:00:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-12-09T01:59:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"792\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"393\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Andi Wahyudi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@upskills_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@upskills_id\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Andi Wahyudi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Andi Wahyudi\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/153339dde5769b764c006834d7302877\"},\"headline\":\"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma\",\"datePublished\":\"2023-09-30T23:00:29+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-09T01:59:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/\"},\"wordCount\":557,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/6.png\",\"keywords\":[\"DMAIC\",\"Six Sigma\"],\"articleSection\":[\"Business\",\"Education News\",\"Engineering and Technical Skills\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/\",\"name\":\"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma - Insights\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/6.png\",\"datePublished\":\"2023-09-30T23:00:29+00:00\",\"dateModified\":\"2023-12-09T01:59:33+00:00\",\"description\":\"Meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk dan layanan dengan Six Sigma! Gunakan metodologi DMAIC untuk mendefinisikan masalah dan tujuan proyek. Memahami konsep Six Sigma dengan Implementing Six Sigma.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/6.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/10\\\/6.png\",\"width\":792,\"height\":393},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/\",\"name\":\"Insights\",\"description\":\"Upskills.id\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#organization\",\"name\":\"Upskills.id\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/Upskills.id_.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2023\\\/05\\\/Upskills.id_.jpg\",\"width\":250,\"height\":250,\"caption\":\"Upskills.id\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/web.facebook.com\\\/profile.php?id=100092701244024\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/upskills_id\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/company\\\/upskills-id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/153339dde5769b764c006834d7302877\",\"name\":\"Andi Wahyudi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3d67df14cc09772df71559afbf957eacf585851fd71afb4e1c84c38aeebe83d1?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3d67df14cc09772df71559afbf957eacf585851fd71afb4e1c84c38aeebe83d1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/3d67df14cc09772df71559afbf957eacf585851fd71afb4e1c84c38aeebe83d1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Andi Wahyudi\"},\"description\":\"Maintenance, projects, and engineering professionals with more than 15 years experience working on power plants, oil and gas drilling, renewable energy, manufacturing, and chemical process plants industries.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/upskills.id\\\/insights\\\/author\\\/andi-wahyudi\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma - Insights","description":"Meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk dan layanan dengan Six Sigma! Gunakan metodologi DMAIC untuk mendefinisikan masalah dan tujuan proyek. Memahami konsep Six Sigma dengan Implementing Six Sigma.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma - Insights","og_description":"Meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk dan layanan dengan Six Sigma! Gunakan metodologi DMAIC untuk mendefinisikan masalah dan tujuan proyek. Memahami konsep Six Sigma dengan Implementing Six Sigma.","og_url":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/","og_site_name":"Insights","article_publisher":"https:\/\/web.facebook.com\/profile.php?id=100092701244024","article_published_time":"2023-09-30T23:00:29+00:00","article_modified_time":"2023-12-09T01:59:33+00:00","og_image":[{"width":792,"height":393,"url":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.png","type":"image\/png"}],"author":"Andi Wahyudi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@upskills_id","twitter_site":"@upskills_id","twitter_misc":{"Written by":"Andi Wahyudi","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/"},"author":{"name":"Andi Wahyudi","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#\/schema\/person\/153339dde5769b764c006834d7302877"},"headline":"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma","datePublished":"2023-09-30T23:00:29+00:00","dateModified":"2023-12-09T01:59:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/"},"wordCount":557,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.png","keywords":["DMAIC","Six Sigma"],"articleSection":["Business","Education News","Engineering and Technical Skills"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/","url":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/","name":"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma - Insights","isPartOf":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.png","datePublished":"2023-09-30T23:00:29+00:00","dateModified":"2023-12-09T01:59:33+00:00","description":"Meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas produk dan layanan dengan Six Sigma! Gunakan metodologi DMAIC untuk mendefinisikan masalah dan tujuan proyek. Memahami konsep Six Sigma dengan Implementing Six Sigma.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/#primaryimage","url":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.png","contentUrl":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/6.png","width":792,"height":393},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/metodologi-dmaic-dalam-six-sigma\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/upskills.id\/insights\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Metodologi DMAIC dalam Six Sigma"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#website","url":"https:\/\/upskills.id\/insights\/","name":"Insights","description":"Upskills.id","publisher":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/upskills.id\/insights\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#organization","name":"Upskills.id","url":"https:\/\/upskills.id\/insights\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Upskills.id_.jpg","contentUrl":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/Upskills.id_.jpg","width":250,"height":250,"caption":"Upskills.id"},"image":{"@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/web.facebook.com\/profile.php?id=100092701244024","https:\/\/x.com\/upskills_id","https:\/\/www.linkedin.com\/company\/upskills-id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/upskills.id\/insights\/#\/schema\/person\/153339dde5769b764c006834d7302877","name":"Andi Wahyudi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3d67df14cc09772df71559afbf957eacf585851fd71afb4e1c84c38aeebe83d1?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3d67df14cc09772df71559afbf957eacf585851fd71afb4e1c84c38aeebe83d1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/3d67df14cc09772df71559afbf957eacf585851fd71afb4e1c84c38aeebe83d1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Andi Wahyudi"},"description":"Maintenance, projects, and engineering professionals with more than 15 years experience working on power plants, oil and gas drilling, renewable energy, manufacturing, and chemical process plants industries.","sameAs":["https:\/\/upskills.id\/insights"],"url":"https:\/\/upskills.id\/insights\/author\/andi-wahyudi\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/604","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=604"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/604\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":709,"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/604\/revisions\/709"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/media\/619"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=604"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=604"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/upskills.id\/insights\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=604"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}