Nama : Siti Herlina Hajali
NIM : 2224220036
Kelas : 3A
Mata Kuliah : Ekologi Umum
Jurnal Pertama dengan Judul “Food Chains and Food Webs in Aquatic Ecosystems”
Dari jurnal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penting untuk memiliki pemahaman mendalam tentang rantai makanan dan jaring makanan di ekosistem perairan. Metode dan teknik seperti analisis isotop, pembuatan profil DNA, dan DNA lingkungan telah terbukti berguna dalam pemantauan biologis dan penilaian ekologi. Penelitian dalam jurnal ini menyoroti pentingnya faktor lingkungan bagi organisme di ekosistem perairan. Jurnal ini juga menyoroti perlunya pendekatan teoritis dan komputasi tambahan untuk mengkarakterisasi interaksi spesies dan dinamika ekosistem. Dalam jurnal tersebut berisi sejumlah artikel penelitian ilmiah yang membahas topik-topik seperti profil DNA untuk identifikasi makanan ikan, pengaruh suhu terhadap penyakit, stres oksidatif dan apoptosis pada fibroblas paru-paru, dan peran protein kejutan panas dalam pengaturan fungsi sel. dan metabarcoding DNA untuk menilai distribusi spasial organisme akuatik untuk aplikasi lingkungan. Selain itu, tersedia dan didistribusikan di bawah lisensi Creative Commons Attribution. Jurnal ini memberikan informasi tentang pentingnya memahami jaring makanan dan interaksi ekosistem perairan, serta teknik dan metode yang tersedia untuk penelitian ekologi di lingkungan tersebut.
Jurnal Kedua dengan Judul “The Role of Marine Mammals in the Barents Sea Foodweb”
Dari jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa jaring makanan di Laut Barents memiliki banyak fungsi ekologis, mulai dari pantai ke pantai hingga konektivitas laut. Mamalia laut berkontribusi terhadap stabilitas jaring makanan dengan menghubungkan saluran energi spesifik dan memelihara hubungan trofik langsung dengan lebih dari separuh spesies yang tersedia di jaring makanan. Perubahan sebaran atau kelimpahan mamalia laut dapat mempengaruhi banyak spesies dalam jaringan ekologi melalui mekanisme top-down. Selain itu, ekosistem Arktik dapat berubah akibat invasi spesies boreal, dan penurunan beberapa spesies makanan mamalia laut dapat mempengaruhi tingkat trofik dan perikanan komersial. Studi ini juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan distribusi spasial spesies ketika mengeksplorasi kelimpahan dan persaingan dalam ekosistem, terutama dalam konteks perubahan lingkungan yang cepat.
Jurnal Ketiga dengan Judul “Dissamination of the Impact of Overfishing and Mitigation Efforts Through the Development of Marine Protected Areas”
Dari jurnal tersebut dapat disimpulkan bahwa diperlukan upaya untuk mengurangi penurunan spesies ikan liar akibat penangkapan ikan yang berlebihan dan pengembangan kawasan perlindungan laut. Di sisi lain, penelitian ini juga menggarisbawahi pentingnya strategi yang efektif untuk mengatasi krisis sumber daya perikanan dan pentingnya kawasan perlindungan laut untuk menjaga kesehatan ekosistem laut. Meskipun pernyataan tersebut tidak secara khusus membahas keputusan jaring makanan, namun kesimpulannya adalah penting untuk menjaga kesehatan ekosistem laut, termasuk jaring makanan sebagai bagian penting dari ekosistem.
DAFTAR PUSTAKA
Blanchet, M. A., Primicerio, R., Frainer, A., Kortsch, S., Skern-Mauritzen, M., Dolgov, A.V., and Aschan, M. (2019). The Role of Marine Mammals in the
Barents Sea Foodweb. ICES: Journal of Marine Science, 76: 137-153.
Kwak, S. I., & Park, Y. S. (2020). Food Chains and Food Webs in Aquatic Ecosystems. Applied Sciences, 10, 1-5.
Latuconsina, H. (2023). Dissemination of the Impact of Overfishing and Mitigation Efforts Through the Development of Marine Protected Areas.
AGRIKAN: Jurnal Agribisnis Perikanan, 16(2), 200-208.