Telaah jurnal jaring makanan ekosistem perairan

Nama: Sri Awalia Meylani

Kelas: 3C

Nim: 2224220067

Salah satu komonen biotik yang menentukan kehidupan dilaut yaitu plankton. Organisme ini merupakan mikroorganisme yang melayang laying dikolom perairan meliputi dua kelompok besar yaitu fitoplankton dan zooplankton. Fitoplankton merupakan plankton yang bersifat tumbuhan, sementra itu zooplankton adalah plankton yang bersifat hewani. Fitoplankton mampu berfotosintesis dan berperan sebagai produsen di lingkungan perairan, sedangkan zooplankton berperan sebagai konsumen pertama yang menghubungkan fitoplankton sebagai produsen dengan organisme yang lebih tinggi jenjang trofiknya dan menjadi salah satu variable kunci dalam memainkan peran ekologis ketika menilai resiko pada suatu ekosistem (Bettinetti and manca, 2013). Bahkan terdapat juga plankton yang memiliki kedua sifat tersebut, seperti Euglena yang memiliki klorofil (zat hijau daun), namun aktivitasnya seperti Bintang didalam air.

Zooplankton juga berperan sebagai bioindikator perubahan kondisi lingkungan dan merupakan kelompok mikroorganisme yang sangat penitng dalam mengatur pola dan
mekanisme transfer materi, energi dan polutan dari tingkat dasar ke tingkat paling atas dalam jaring makanan. Keanekragaman zooplankton yang tinggi menyebabkan rantai makanan
disuatu perairan semakin kompleks. Dilihat dari perannya sebagai mediator transfer energi,
kekayaan dan kemelimpahan zooplankton dapat menggamabarkan kesuburan suatu perairan dalam kaitannya dengan pemanfaatan potensi sumberdaya hayati laut pada perairan yang bersangkutan (faturahman et al, 2018).

Kemelimpahan fitoplankton disuatu perairan menggambarkan produktivitas primer ekosistem perairan menggambarkan produktivitas primer ekosistem perairan tersebut. Fitoplankton sebagai komponen dasar jaring jaring makanan ekosistem perairan merupakan sumber makanan utama organisme perairan terutamaa zooplankton yang kemudian dimakan oleh ikan ikan kecil. Ikan-ikan kecil ini selanjutnya akan dimangsa oleh ikan-ikan yang lebih besar dan seterusnya sampai kepada predator lainnya, sehingga memungkinkan terjadinya
aliran energi dan materi sampai ke jenjang profit yang lebih tinggi, bahkan sampai ke puncak profit, manusia. Bisa dibayangkan, bahwa kehilangan fitoplankton 5% dapat menyebabkan menurunnya produksi ikan sampai 70.000 ton setiap tahun (japa & Khairuddin, 2014)

DAFTAR PUSTAKA
Bettenetti, R & Manca, M. (2023). Understanding the rol of zooplankton in transfer of
pollutants through trophics food webs. In zooplankton : Species Diversity, Distribution and
seasonal Dynamics. Nova Publisher, Italy 17 p

Faturahman., Tambaru, R & Rasyid A. (2018). Fenomena Distribusi Zooplankton di Perairan
Laut Makassar. Jurnal Pengelolaan Periaran. 1(2),1-9

Japa, L & Khairuddin. (2014). Komunitas Fitoplankton Perairan Pantai Utara, Timur, San
Selatan Pulau Lombok. Jurnal Biologi Tropis. 14-2,100-107

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *